Wabup Merlan Minta Pembangunan Pendidikan, Diprioritaskan Pelaksanaannya

Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli
Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli membuka kegiatan rembuk pendidikan dirangkaikan dengan forum OPD tahun 2021, bertempat di Bele Pelangi Chalantik, di Dutohe Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (25/3/2021). (Foto : Onal)

HIMPUN.ID – Wakil Bupati Kabupaten Bone Bolango, Merlan S. Uloli, minta pembangunan pendidikan diprioritaskan pelaksanaannya.

Hal itu, disampaikannya saat membuka kegiatan rembuk pendidikan dan forum OPD Bidang Pendidikan Tahun 2021, bertempat di Bele Pelangi Chalantik, di Dutohe Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (25/3/2021).

Ia mengungkapkan, rembuk pendidikan merupakan langkah dan tindakan konkrit Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya, untuk bersama dalam menyususn agenda prioritas pembangunan pendidikan Bone Bolango Tahun 2022, serta melaksanakan secara bersama dan sungguh-sungguh.

“Dalam rembuk pendidikan ini saya berharap bapak ibu, terlebih dahulu melakukan evaluasi capaian pelaksanaan bidang pendidikan selama 5 Tahun kemarin. Dan selanjutnya menyusun arah kebijakan pembangunan pendidikan Tahun 2021-2026, dengan berpatokan pada Visi-misi kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati,” pintanya.

Dijelaskannya, di tengah pandemic Covid-19 yang belum menunjukan kapan akan berakhir, tantangan pembangunan pendidikan cukup kompleks kedepannya.

“Kita diharuskan untuk bisa melakukan perubahan kebiasaan, terutama dalam bidang pendidikan ini. Pendidikan di masa ini akan bergantung pada teknologi. Namun, teknologi tetap tidak menggantikan peran guru, karena pendidikan bukan hanya sekedar memperoleh pengetahuan, tetapi juga tentang kompetensi kerjasama, dan nilai serta interaksi sosial,” jelasnya.

Tantangan Guru di Masa Pandemi

Tak hanya itu saja, orang nomor dua di Kabupaten Bone Bolango itu, mengungkapkan, pandemi ini menjadi tantangan bagi para guru, dalam mengembangkan kreativitas terhadap penggunaan teknologi, dimana proses mengajar, bukan hanya melakukan transmisi pengetahuan.

“Tapi juga bagaimana memastikan, pembelajaran tetap tersampaikan dengan baik, olehnya saya mengajak bapak ibu untuk terus berinovasi, guru yang inovatif adalah sahabat saya,” ketusnya.

Dalam Visi-misi, Wabup Merlan mengatakan, pendidikan menjadi prioritas, akan menjadi landasan, dan juga langkah utama (prime move) dalam mencapai Bone Bolango, maju cemerlang.

“Olehnya saya berharap dengan pelaksanaan kegiatan ini, bapak ibu bisa mengangkat isu-isu strategis pendidikan, dan merumuskan arah kebijakan, serta program kegiatan apa yang akan kita laksanakan di Tahun 2021, sampai dengan tahun 2026 nanti,” ucapnya.

Harapan Wabup Bone Bolango

Ia berharap, dalam program yang dihasilkan tersebut, bukan program yang biasa-biasa saja. Namun hal yang baru, terobosan nyata, dan kebijakan yang inovatif dari para guru sendiri.

“Saya ingin program bebas buta huruf al-Quran tuntas dalam 3 Tahun kedepan, dan juga angka putus sekolah kita semakin menurun, saya ingin fasilitas pendidikan kita dalam keadaan layak dan bisa dijangkau, kegiatan budaya kita lebih semarak, dan tenaga pendidikan bisa lebih sejahtera, utamanya guru dan tenaga pendidikan berstatus kontrak, dan saya ingin cakupan program beasiswa cemerlang bisa lebih luas lagi,” tuturnya.

Diakhir kata, Wabup Merlan menyampaikan, khusus beasiswa cemerlang, agar dirumuskan kembali prosedur dan penerimanya, mencapai terobosan baru, yakni : beasiswa ilmu kedokteran, perawat, ilmu medis, dan lainnya bagi anak-anak Kabupaten Bone Bolango secara full, atau selama masa pendidikannya.

“Dengan syarat setelah selesai mereka wajib mengabdi bagi Kabupaten Bone Bolango tercinta. Mari beri kesempatan kepada anak-anak bone bolango untuk berprestasi dan bekerja untuk tanah kelahiran mereka,” pungkasnya.

Reporter : Rihol Igirisa

Advertisement