Warga Pulau Kehabisan Bekal Lantaran Kapal Perintis Tak Bisa Beroperasi

Ilustrasi Kapal Perintis (Foto ; Istimewa)

HIMPUN.ID – Tidak beroperasinya kapal perintis KM Amukti Palapa mengakibatkan warga pulau dari Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, tidak bisa pulang kampung. Mereka tertahan di kota Makassar.

Demikian yang dialami Nurbiati, warga dari Pulau Sapuka itu harus menumpang di rumah keluarga karena sudah beberapa minggu di Kota Makassar dan kehabisan bekal

Ibu empat anak itu menuturkan, sebenarnya ia hanya berencana 5 hingga 7 hari di Kota Makassar, tapi kapal perintis tersebut tiba-tiba tidak beroperasi.

Ia juga mengaku tidak ada pemberitahuan sebelumnya soal tersebut, akhirnya dia dan beberapa orang masyarakat dari pulau tertahan di kota itu.

“Kami juga sudah kehabisan bekal,” jelas Nurbiati di Makassar, Minggu (01/8/2021).

Pada kesempatan ini, ia berharap kapal perintis segera dioperasikan lantaran tak lagi memiliki bekal untuk hidup di kota Makassar.

“Kami berharap kapal perintis segera dioperasikan agar kami bisa pulang, kami ke kota hanya untuk membeli keperluan dan kebutuhan hidup untuk di pulau, tapi kalau tertahan dan tidak bisa pulang mau makan apa kami disini,”pungkasnya. (Mcpangkajene)

 

Advertisement
Artikulli paraprakAsap Berwarna Putih Keluar dari Gunung Merapi
Artikulli tjetërMengenang Habib Saggaf Aljufri, Guru Besar Alkhairaat
Tajam Melihat Dunia