Example floating
Example floating
Pemda Gorontalo

Buka Akses Budaya Baca, Pemkab Gorontalo Jadwalkan Festival Literasi Masuk Sekolah dan Operasikan Perpustakaan Bergerak

0
×

Buka Akses Budaya Baca, Pemkab Gorontalo Jadwalkan Festival Literasi Masuk Sekolah dan Operasikan Perpustakaan Bergerak

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, saat menutup rangkaian Festival Literasi Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo, Jumat 16 Oktober 2026 (Foto: Himpun.id/Agung Nugraha).

HIMPUN.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyiapkan terobosan baru dalam memperkuat budaya literasi daerah dengan memboyong ajang Festival Literasi langsung ke lingkungan sekolah serta mengoperasikan armada perpustakaan bergerak hingga ke pelosok desa.

Komitmen pemajuan budaya membaca tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, saat menutup rangkaian Festival Literasi Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo, Jumat 16 Oktober 2026.

Kegiatan bertema “Membaca Hari Ini, Memimpin Esok Hari” yang berlangsung selama dua hari (15–16 Oktober 2026) tersebut diorientasikan sebagai stimulan untuk menghidupkan minat baca masyarakat secara berkelanjutan dari tingkat desa.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menegaskan, Pemkab Gorontalo berencana memperluas jangkauan festival tersebut dengan merambah satuan pendidikan tingkat SD dan SMP agar fasilitas perpustakaan sekolah dapat berfungsi optimal.

“Ke depan insyaallah Festival Literasi membaca ini diadakan ke setiap sekolah, SD maupun SMP, agar perpustakaan di setiap sekolah bisa berfungsi, serta minat baca bisa meningkat di sekolah,” ujar Sugondo.

Sugondo menjelaskan, ketersediaan perpustakaan desa dan bahan bacaan berkualitas memiliki dampak langsung terhadap pemberdayaan ekonomi serta pelestarian nilai sejarah lokal.

Masyarakat desa dilatih memanfaatkan literasi praktis, seperti buku tata cara budidaya perikanan dan teknik pembibitan pertanian, guna membuka peluang usaha mandiri, sekaligus mendalami buku-buku norma adat istiadat Gorontalo.

“Melalui Festival Literasi Kabupaten Gorontalo tahun 2026 ini, mari bersama-sama mengedukasi membaca, karena dengan membaca banyak pengetahuan yang didapatkan. Selamat bagi para pemenang kompetisi hari ini, semoga semakin termotivasi,” kata Sugondo.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo, Abdul Waris, membeberkan, pihaknya tengah merancang operasional program perpustakaan bergerak untuk menjangkau desa dan kecamatan, sekaligus mewajibkan penyediaan pojok baca di setiap kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Program kami ke depan akan menjalankan perpustakaan bergerak untuk menggerakkan minat baca mulai dari desa, kecamatan, dan kabupaten. Termasuk di semua dinas ke depan akan ada pojok baca di ruang tunggu setiap OPD dengan buku yang disesuaikan tupoksi masing-masing,” terang Abdul Waris.(Adv)

Reporter: Agung Nugraha
Editor: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *