Example floating
Example floating
DAERAH

Dukung Penataan SDM Melalui Sistem Merit, Misnawaty Siap Eksekusi Arahan Menag Nasaruddin

0
×

Dukung Penataan SDM Melalui Sistem Merit, Misnawaty Siap Eksekusi Arahan Menag Nasaruddin

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Gorontalo, Misnawaty S. Nuna saat mengikuti agenda Breakfast Meeting yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) dipimpin langsung Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar pada, Selasa 21 Juli 2026 (Foto: Himpun.id/Fadhil Hadju).

HIMPUN.ID Kementerian Agama Republik Indonesia mulai mematangkan langkah transformasi birokrasi melalui penerapan Sistem Merit dalam manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan strategis berbasis tiga pilar utama, kompetensi, kinerja, dan integritas tersebut ditegaskan langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., dalam agenda Breakfast Meeting Kemenag RI yang diikuti jajaran pimpinan daerah secara daring, Selasa 21 Juli 2026.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar menegaskan, penataan SDM secara profesional dan terukur menjadi kunci utama mewujudkan visi besar kementerian, yakni “Melayani Umat, Membangun Bangsa”.

“Keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh program yang baik, tetapi juga oleh kualitas manusia yang menjalankannya. ASN harus menjadi talenta terbaik yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Nasaruddin.

 

Langkah transformasi SDM aparatur ini direspons positif oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Gorontalo, Misnawaty S. Nuna. Menurutnya, kesiapan untuk menyelaraskan dan mengimplementasikan kebijakan tersebut di tingkat daerah harus dilakukan demi mendorong transparansi serta keadilan karier pegawai.

“Penerapan sistem merit ini merupakan wujud nyata transformasi birokrasi yang adil dan terukur, di mana ASN didorong untuk bekerja lebih profesional dan berintegritas,” ujar Misnawaty.

Misnawaty menambahkan, perbaikan manajemen talenta berbasis meritokrasi ini diharapkan mampu mengeliminasi ketimpangan kompetensi serta menempatkan ASN sesuai kapabilitasnya. Dengan demikian, kualitas pelayanan keagamaan dan pendidikan di Kota Gorontalo dapat berjalan lebih prima dan inovatif.

Editor: Fadli Sukriani Melu 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *