HIMPUN.ID – SMP Negeri 1 Tilongkabila berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bone Bolango dan Provinsi Gorontalo di kancah nasional. Sekolah tersebut sukses menyabet Medali Emas dengan meraih Juara I pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026 untuk cabang Kreativitas Musik Tradisional.
Pada ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) ini, tim musik tradisional SMPN 1 Tilongkabila mengusung karya seni bertema “Mopo’a Huta”. Penampilan memukau tersebut dibawakan oleh lima siswa berbakat, yakni Aidil Ramadhan Ibrahim, Ana Oktaviana, Ayub Nurzaky Radjak, Delisya Az-Zahra Husain, dan Nazwa Oktaviani Albert.

Perjalanan prestasi SMPN 1 Tilongkabila diawali dengan meraih Juara I di tingkat Kabupaten Bone Bolango pada Mei 2026, dilanjutkan dengan Juara I tingkat Provinsi Gorontalo pada Juli 2026.
Hasil tersebut membawa mereka melangkah ke tingkat nasional yang berlangsung pada 28 September hingga 3 Oktober 2026, hingga akhirnya berhasil menyingkirkan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kepala SMP Negeri 1 Tilongkabila, Sofyan Nusi, mengungkapkan rasa bangga, haru, dan syukur atas pencapaian luar biasa yang diraih para peserta didiknya.
“Prestasi Juara I tingkat Nasional ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi SMP Negeri 1 Tilongkabila, tetapi juga merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Bone Bolango dan Provinsi Gorontalo. Kami bersyukur dapat membawa nama daerah hingga ke tingkat Nasional melalui kreativitas dan talenta peserta didik di bidang musik tradisional,” ujar Sofyan Nusi.
Menurut Sofyan, keberhasilan tim pemusik membawakan tema Mopo’a Huta hingga meraih medali emas membuktikan bahwa anak-anak di daerah memiliki potensi, bakat, dan kemampuan yang luar biasa apabila diberikan ruang, pendampingan, serta dukungan yang tepat. Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang berkontribusi dalam pencapaian tersebut.

“Saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pelatih, seluruh siswa terutama anak-anak peserta, guru pembimbing, orang tua, Komite Sekolah, Ibu Pengawas Bina, serta Pak Kadis Pendidikan Kab. Bone Bolango atas support-nya serta semua pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan dan kompetisi. Tentunya keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama,” ungka Sofyan Nusi saat diwawancarai, Jumat 2 Oktober 2026.
Sofyan berharap, prestasi ini dapat memotivasi para siswa untuk terus berani berkarya dan percaya diri, serta mendorong para guru untuk terus menjadi pendamping dan fasilitator dalam menggali potensi peserta didik.
“Harapan saya ke depan, jangan pernah berhenti menggali dan mengembangkan potensi peserta didik. Setiap anak memiliki talenta yang berbeda-beda. Tugas kita sebagai pendidik adalah menemukan potensi tersebut, memberikan ruang untuk berkembang, kemudian mendampingi mereka agar mampu mencapai prestasi terbaik,” pungkas Sofyan.
Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango, Basir Noho, menegaskan, presetasi ini harus menjadi inspirasi bagi pembinaan dan pengembangan bakat di lingkungan pendidikan Kabupaten Bone Bolango.
“Prestasi ini harus jadi inspirasi pembinaan dan pengembangan ajang talenta dan bakat seni siswa pada semua jenjang pendidikan di Kabupaten Bone Bolango sebagai bagian upaya membangun karakter dan kualitas pendidikan nasional,” ujar Basir Noho.
Sebagai upaya keseriusan Dikbud Bone Bolango dalam membina bakat para siswa, Basir menekankan, pentingnya para Kepsek untuk memasifkan kegiatan ekstrakurikuler.
“Kedepannya, terus didorong penguatan ekstra kurikuler sesuai potensi dan bakat siswa,” pungkas Basir.(Adv)
Editor: Fadli Sukriani Melu














