Example floating
Example floating
Pemda Bone Bolango

Perkuat Akurasi Kebijakan Literasi, Pemkab Bone Bolango Terjunkan Tim Evaluator Dampingi 390 Perpustakaan

0
×

Perkuat Akurasi Kebijakan Literasi, Pemkab Bone Bolango Terjunkan Tim Evaluator Dampingi 390 Perpustakaan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone Bolango, Mesalina Vivi Saputra (Foto: Himpun.id/hms Pemda Bonbol).

HIMPUN.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone Bolango menerjunkan tim internal evaluator dan monitoring guna mendampingi pengisian data Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) serta Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Tahun 2026 secara presisi.

Langkah pendampingan langsung yang dijadwalkan berlangsung sejak 21 September hingga 31 Oktober 2026 ini, bertujuan menyisir dan memvalidasi kondisi nyata di 390 perpustakaan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bone Bolango.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone Bolango, Mesalina Vivi Saputra, menegaskan, Pemkab Bone Bolango enggan menjadikan angka indeks sekadar formalitas laporan tahunan. Hasil pengumpulan data empiris ini diposisikan sebagai basis utama perumusan kebijakan pembangunan literasi daerah agar tepat sasaran.

“IPLM dan TKM merupakan kinerja kolaboratif pemerintah dengan berbagai pihak dan seluruh elemen. Karena itu, tanggung jawab untuk mencapainya juga merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Mesalina Vivi.

Mesalina menjelaskan, integrasi data faktual dari seluruh unit perpustakaan, terdiri dari 245 perpustakaan sekolah, 130 perpustakaan umum, 13 perpustakaan khusus, serta dua perpustakaan perguruan tinggi, akan menjadi acuan Pemkab dalam mengukur kebutuhan riil, mulai dari pemerataan akses, ketercukupan koleksi, hingga penguatan layanan perpustakaan berbasis masyarakat seperti Perpustakaan An-Nur Desa Poowo.

Melalui pendampingan petunjuk teknis dan evaluasi ketat tersebut, Pemkab Bone Bolango optimistis kualitas tata kelola kepustakawanan dan tingkat kegemaran membaca masyarakat di daerah dapat terus meningkat secara terukur dan berkelanjutan.

“Kesuksesan dalam menghimpun data nantinya menjadi bukti nyata bahwa komunikasi yang baik antar-lembaga, baik di tingkat daerah, kecamatan maupun desa, sangat menentukan arah dan kualitas evaluasi layanan kepustakawanan serta kualitas literasi di Bone Bolango,” pungkas Mesalina Vivi.

Sementara itu, Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone Bolango, Yudiawan Maksum menambahkan, keandalan data IPLM dan TKM sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan peran aktif para kontributor di tingkat lapangan.

“Pencapaian ketersediaan data IPLM dan TKM mustahil terwujud tanpa dedikasi dan peran para penggerak literasi di lapangan serta para kontributor data,” kata Yudiawan Maksum.(Adv)

Editor: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *