HIMPUN.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bone Bolango meluncurkan lima terobosan strategis berbasis digital guna meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi tata kelola dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).
Rangkaian inovasi tersebut dipaparkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango, Basir Noho saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Bantuan Dana Operasional Satuan Pendidikan Tahun 2026 di Hotel Aston, Kota Gorontalo, Kamis 1 Oktober 2026.
Basir Noho menjelaskan, transformasi digital ini dirancang untuk menyederhanakan alur birokrasi sekaligus menertibkan administrasi keuangan di seluruh satuan pendidikan.
Adapun lima terobosan strategis digitalisasi yang diluncurkan meliputi:
1. Cash Management System (CMS) Kasda Online
Bekerja sama dengan Bank SulutGo, sistem ini memungkinkan pencairan dana BOS diproses langsung di tingkat sekolah menggunakan skema berjenjang maker, checker, dan approval.
2. DAKOSTE (Digitalisasi Administrasi Dan Korespondensi Sekolah serta Tanda Tangan Elektronik)
Inovasi untuk membangun budaya kerja digital di sekolah, mencakup pengelolaan administrasi, korespondensi, hingga penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) dalam penandatanganan E-Ijazah.
3. SIREKAP BOSP (Sistem Informasi Rekonsiliasi Kas, Aset, dan Persediaan BOSP)
Aplikasi khusus yang memfasilitasi, memperlancar, dan menertibkan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengelolaan dana BOS di setiap sekolah.
4. LONREKO (Layanan Online Rekening Koran)
Hasil kolaborasi dengan Bank SulutGo yang diproyeksikan agar proses rekonsiliasi keuangan sekolah dapat dilakukan secara menyeluruh berbasis digital, virtual, dan elektrifikasi.
5. PANGCARITA (Penguatan ARKAS dengan Perencanaan Berbasis Data)
Sistem yang memastikan penyusunan dan perencanaan penggunaan dana BOSP selalu merujuk pada data akurat, baik melalui Rapor Pendidikan maupun Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Basir Noho menegaskan, penerapan kelima sistem ini menjadi langkah konkret Pemkab Bone Bolango dalam mewujudkan akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan secara terintegrasi.
“Semua terobosan ini dilakukan agar tata kelola dan pertanggungjawaban dana BOSP di tingkat satuan pendidikan semakin akurat, transparan, dan terintegrasi secara digital,” tegas Basir Noho.(Adv)
Editor: Fadli Sukriani Melu














