HIMPUN.ID – Personel Mako Brimob Polda Gorontalo bersama warga Desa Isimu Utara, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, bergotong royong memperbaiki Jalan L. Palalu yang mengalami kerusakan parah. Aksi sosial berupa penambalan jalan swadaya ini dilakukan menyusul kondisi jalur utama menuju Markas Komando (Mako) Brimob tersebut yang sudah hampir 10 tahun mengalami rusak dan berlubang.
Inisiatif tersebut mendapat apresiasi tinggi dan rasa syukur dari masyarakat setempat yang setiap hari memanfaatkan akses jalan tersebut. Personel Brimob bersama warga bahu-membahu menutup titik-titik kerusakan menggunakan material semen, pasir, dan batu demi kelancaran serta keselamatan bersama para pengguna jalan.
Salah seorang warga setempat, Ismail Ibrahim (22) yang akrab disapa Oka, mengungkapkan rasa terima kasihnya yang besar atas kepedulian dan bantuan nyata yang diberikan oleh satuan Brimob.

“Alhamdulillah, sudah beberapa waktu ini, gabungan antara anggota Brimob Polda Gorontalo, bersama masyarakat setempat, sudah mulai memperbaiki jalan-jalan yang berlubang,” ungkapnya, Senin 6 Juli 2026.
Ismail juga menambahkan, keberadaan Markas Brimob di wilayah mereka memberikan dampak yang sangat positif, terutama dalam membantu mengatasi persoalan infrastruktur yang luput dari perhatian.
“Jalan-jalan yang mengalami kerusakan ini, ketika curah hujan yang tinggi, jalan yang berlubang banyak tergenang dengan air, oleh karena itu saya sangat senang dengan adanya bantuan dari Brimob Polda Gorontalo, karena sudah membantu akses jalan kami, yang saya lihat kemarin, mereka membantu pasir, batu, dan semen yang banyak,” pungkasnya.
Secara umum, kondisi Jalan L. Palalu memang dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup parah dengan permukaan aspal yang mengelupas dan retakan di berbagai titik. Padahal, jalan ini merupakan jalur vital dengan mobilitas tinggi, baik bagi pergerakan cepat pasukan Brimob dalam menjalankan tugas keamanan maupun bagi aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.
Selain itu, jalan berlubang tersebut kerap memicu risiko kecelakaan lalu lintas, terutama saat malam hari atau ketika lubang tersamar oleh genangan air hujan.
Reporter: Agung Nugraha
Editor: Fadli Sukriani Melu














