HIMPUN.ID – Halaman Kantor Bupati Gorontalo Utara menjadi saksi momen penuh khidmat dan haru pada Senin 30 Maret 2026. Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara secara resmi melepas sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah tuntas menunaikan masa baktinya, sekaligus memberikan penghormatan terakhir bagi rekan ASN yang gugur dalam tugas.
Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, didampingi Wakil Bupati Nurjana Hasan Yusuf, menyerahkan langsung Sertifikat Pensiun Purna Tugas kepada tujuh putra-putri terbaik daerah yang telah mengabdi selama puluhan tahun.
Dalam suasana yang hangat, Bupati Thariq menyampaikan, pensiun hanyalah sebuah transisi administratif. Esensi pengabdian seorang abdi negara menurutnya tidak akan pernah berhenti meski telah melepas seragam dinas.
“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada bapak dan ibu. Masa purna tugas bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal untuk terus berkontribusi bagi masyarakat di lingkungan yang berbeda,” tutur Thariq dalam sambutannya.
Adapun tujuh ASN yang menerima penghargaan purna tugas tersebut adalah Heldi Buhang, Suharmana Gani Kaune, Djaura Usman, Sumitro K. Hanafi, Eko Dharmawanto, Yanti Kadang, dan Lintje Benyamin Kei Alam.
Selain pelepasan pensiun, momen ini juga diwarnai penyerahan santunan duka kepada ahli waris Almarhum Efendi Mobilinggo. Almarhum merupakan sosok ASN yang dinyatakan gugur saat tengah menjalankan amanah kedinasan.
Penyerahan santunan yang berkolaborasi dengan PT Taspen ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir memberikan jaminan perlindungan bagi para pekerjanya, terutama bagi mereka yang menjalankan tugas berisiko tinggi.
“Penyerahan santunan ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan jaminan sosial. Kami berkomitmen memastikan kesejahteraan ASN, baik melalui administrasi pensiun yang tepat waktu maupun jaminan kecelakaan kerja,” tegas Thariq.
Acara yang ditutup dengan sesi foto bersama ini menegaskan komitmen Pemkab Gorontalo Utara dalam memanusiakan para aparatur negaranya. Komitmen tersebut tercermin dari kemudahan pengurusan hak-hak pensiun serta sinergi yang kuat dengan pihak asuransi sosial untuk melindungi seluruh tenaga penunjang pemerintahan.
Penghormatan terakhir ini menjadi simbol bahwa setiap tetes keringat pengabdian di bumi Gorontalo Utara akan selalu dihargai oleh daerah.(Adv)
Editor: Fadli Sukriani Melu














