30.1 C
Jakarta
Minggu, April 14, 2024

Buy now

Desa Ka’aruyan Jadi Role Model Kampung Moderasi Beragama di Boalemo

HIMPUN.ID – Desa Ka’ruyan yang merupakan salah satu desa berada di Kecamatan Mananggu, menjadi role model “Kampung Moderasi Beragama” satu-satunya di Kabupaten Boalemo maupun di Provinsi Gorontalo.

Hal tersebut disampaikan Bupati Boalemo Anas Jusuf, usai mengikuti upacara Peringatan Hari Amal Bakti Kementrian Agama ke-76 tahun 2022, tingkat Provinsi Gorontalo, yang dipusatkan di Kabupaten Boalemo.

Baca juga:Lihat Yuk! 6 Komuditas yang Bisa Bikin Kenyang

“Kabupaten Boalemo adalah satu-satunya daerah yang ditunjuk oleh Kanwil untuk menjadi Kampung Moderasi Beragama, yakni Desa Ka’aruyan. Dimana Kampung Moderasi Beragama tersebut, nantinya akan berisi seluruh tempat ibadah seluruh agama yang diakui di Indonesia,” beber Bupati Anas, Senin 03 Januari 2022.

Pemda Boalemo Dorong Kampung Moderasi Beragama

Bupati Anas menyampaikan, Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo selalu mendorong cikal bakal terbentuknya Kampung Moderasi Beragama.

Advertisement

“Kita tahu bahwa, Boalemo itu adalah miniatur Indonesia. Disini semua agama ada, semua suku ada, dan Alhamdulillah ini terjalin dengan baik, tentu ini berkat dukungan dari seluruh masyarakat, baik umat Islam, umat Kristiani, umat Hindu, Budha dan penganut agama lainnya yang diakui di Indonesia,” ungkapnya.

Hari Amal Bakti di Boalemo Bermanfaat untuk Kebangkitan Ekonomi

Disamping itu, Ketua DPW PAN Provinsi Gorontalo tersebut mengatakan, kegiatan Hari Amal Bakti Kemenag Ke-76 yang dipusatkan di Kabupaten Boalemo, bermanfaat untuk kebangkitan ekonomi, khususnya di Kabupaten Boalemo.

Baca juga:Manfaat Buah Bit untuk Kesehatan Salah Satunya Mencegah Pikun

“Tentu dengan adanya kegiatan ini, banyak manfaat yang bisa kita ambil, yakni manfaat kebangkitan ekonomi.Selama 3 hari kedepan, sekitar 3.000 atau 4.000 ASN maupun tenaga kontrak Kantor Kemenag, akan beraktifitas di Kabupaten Boalemo. Ini tentunya akan bermanfaat untuk minimal menggerakkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (Adv)

Reporter: Arten Masiaga
Advertisement

Advertisement