HIMPUN.ID – Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya dimaknai sebatas kegiatan seremonial. Momentum tersebut, harus menjadi ruang untuk kembali menghayati perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen untuk meneruskan cita-cita para pendiri bangsa.
Hal itu disampaikan Sekretaris Wilayah DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Gorontalo, Kristina Mohamad Udoki, usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Gorontalo.
Menurut Femmy, upacara bendera memiliki makna penting dalam membangun semangat persatuan dan kebersamaan. Penghormatan terhadap bendera Merah Putih, menurut Srikandi asal Bone Pesisir itu, bukan hanya bentuk penghargaan terhadap sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga pengingat mengenai tanggung jawab setiap elemen masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata.
“Upacara bendera tentu saja bukan hanya sebatas seremonial dalam memperingati Hari Kemerdekaan RI, bukan hanya sebatas mengenang jasa para pahlawan, juga bukan hanya ritual yang dilakukan begitu saja,” ujar Femmy.
Femmy menegaskan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
“Upacara bendera menjadi momen untuk memupuk kebersamaan serta menguatkan komitmen untuk memperjuangkan cita-cita para pendiri bangsa ini. Hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan,” lanjutnya.
Bagi legislator DPRD Provinsi Gorontalo itu, nilai-nilai kemerdekaan tidak boleh berhenti pada momentum peringatan setiap tahun. Semangat perjuangan harus diterjemahkan menjadi pengabdian yang nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, pentingnya sikap wakil rakyat untuk turun langsung mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana semangat kemerdekaan itu kita hidupkan dalam tindakan. Bersama-sama, saling menguatkan dan terus hadir untuk masyarakat,” tuturnya.
Menutup penyampaiannya, Femmy berharap, momentum peringatan kemerdekaan dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa, bahwa, menjaga Indonesia bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama.
“Karena kemerdekaan bukan sekadar warisan yang kita terima, tetapi amanah yang harus kita jaga dan kita isi dengan pengabdian,” pungkasnya.















