HIMPUN.ID – Dewan Adat Gorontalo terkesima dengan gagasan Bupati Kabupaten Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, tentang “Back to the Vision of God”, yang jika diartikan ke dalam bahasa Gorontalo “Mohuwalinga ode ilowaliya lo batanga”.
Hal itu nampak terlihat saat Dewan Adat Gorontalo bersilaturahmi dengan Thariq Modanggu, di Rudis Blok Plan Gorontalo Utara, Jumat 3 Maret 2023.
Sekjen Dewan Adat Gorontalo Alim Niode, saat melihat gagasan Thariq tentang “Mohuwalingo ode Ilowaliya lo Batanga” Alim terkesima dengan tulisan di dinding rumah Dinas Bupati Gorut yang bertuliskan GLM 2050 (Gorontalo Lipu Molamahu 2050)
Tulisan ini merupakan rangkaian dari “Vision of God” atau “Visi Tuhan” yang menjelaskan tentang kandungan al-Qur’an Surat A-Baqarah:30-34, serta Surat Adz-Dzariyat:57 menuju peradaban Tauhid, yang menjelaskan bahwa Tauhid bukan hanya sekadar mengesakan Allah dan selanjutnya mengkaji tentang politik profetik dan spritual demokrasi, sampai pada pembumian gagasan Gorontalo Utara CERIA (Cerdas, Empatik, Ramah, Inovatif dan Amanah).
Sekjen Alim Niode juga menyampaikan bahwa “Adat itu juga merupakan warisan dan tugas ketika para kepala atau “Taua” berhadapan dengan era “Disruption”.
“yang artinya perubahan secara utuh yang di Gorontalo Utara oleh Bupati Thariq menuliskan gagasan sampai pada tahun 2050 atau GLM (Gorontalo Lipu Molamahu). Tentu ini merupakan tantangan yang cukup beragam di era disruption dan apalagi di kalangan milenial saat ini, dan kami Dewan Adat Gorontalo mengapresiasi gagasan dan visi Bupati Thariq semoga dapat kita wujudkan bersama, dan apalagi untuk kepentingan generasi pelanjut,” ungkap Sekjen Alim Niode.
Sumbangsi Pemda terhadap Kearifan Lokal
Sementara itu, Bupati Thariq, menuturkan, di Gorontalo Utara, sumbangsi Pemerintah Daerah, terhadap kearifan lokal di antaranya; adanya room “Tolopani”.
“yang artinya di ruangan ini kita bisa berdiskusi, bertemu tatap dan ide maupun gagasan yang mengartikan bahwa “tolopaniolo” atau membentuk, membuat dan atau meramu gagasan bersama untuk Gorontalo Utara lebih baik,” ulas Thariq Modanggu.
Thariq mengatakan, di Gorontalo Utara juga menyelenggarakan beragam budaya Gorontalo.
“yang kami sebut ‘Malam Minggu Berbudaya’ dan itu kami life streaming di channel youtube Thariq Modanggu di antaranya tarian kreasi Gorontalo, paiya hungolopoli, pandungi, tanggomo, dan lain-lain,” terang Thariq Modanggu dengan nada ceria saat menyalami Dewan Adat Gorontalo.
Baca juga:Menyusul Persiapan Musda, DPD PJS Kepri Evaluasi Keaktifan Anggota
Untuk diketahui, tujuan dari Dewan adat Gorontalo bersilaturahmi, sekaligus memberikan undangan Tasaqur atau Ulang Tahun ke-10 Dewan Adat Provinsi Gorontalo “Duango Adati Lo Hulontalo” yang diketuai oleh Karim Pateda dan dalam kunjungan tersebut diwakili oleh Alim Niode Sekjen Dewan Adat Gorontalo, bersama anggota; Rifai Humonggio, Nurdin dan Udin bersama pengurus lainya. (Rls)














