32.1 C
Jakarta
Selasa, Juli 16, 2024

Buy now

Hamim Sebut Graha Gorontalo di New Zealand Peluang UMKM Halal Tembus Pasar Global

HIMPUN.ID – Bupati Bone Bolango Hamim Pou berharap, untuk menembus pasar Global produk UMKM Halal Gorontalo harus memiliki akses pasar keluar negeri.

“Di New zealand terdapat sebuah gedung Graha Gorontalo yang di bangun oleh Pak Rachmat Gobel, dan telah diresminkan pada tahun 2018 oleh Dubes Tantowi Yahya,” terang Hamim.

Hamim menjelaskan, Graha Gorontalo di New Zealand bisa menjadi wadah bagi peningkatan komoditas ekspor, atau produk UMKM Gorontalo menembus pasar New Zealand, dan pelaku UMKM bisa memaksimalkan pasar tersebut mendekati pasar di Australia dan Selandia Baru.

“Graha tersebut menjadi salah satu peluang pemesaran produk Halal Milenial Gorontalo menuju Go Internasional,” kata Hamim pada Festival Produk UMKM Halal Milenial.

Baca juga:Sherman: Polres Boalemo Benar-Benar Milik Masyarakat

Untuk diketahui, Festival Produk UMKM Halal Milenial yang di selenggrakan oleh Bank Indonesia bersinergi dengan Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel, Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango di Lapangan Ipot Tapa 26-28 Maret 2022 mendorong UMKM Gorontalo naik kelas, Go Digital, Go Nasional menuju Go Internasonal.

Festival Meningkatkan Nilai Tambah

Festival Produk Halal Milenial menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, sehingga dapat lebih dikenal oleh daerah lain dan terjadi perluasan pasar dari produk Halal UMKM Gorontalo.

“Festival ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing Produk UMKM
Milenial Gorontalo munuju produk Go Internasional,” ungkap Rachmat Gobel.

Kata Gobel, Sektor produk halal, yang identik dengan kebutuhan kaum muslim, merupakan potensi ekonomi yang sangat besar.

“Sektor produk halal memiliki peluang belanja konsumen agregat sebesar $2,2 triliun selama tahun 2019, diperkirakan tahun 2024 mengalami pertumbuhan hingga mencapai $3,2 triliun,”jelas Gobel.

Lanjut Gobel, Industri produk halal global tidak hanya diminati negara dengan mayoritas penduduk muslim seperti Indonesia dan Malaysia. Perusahaan-perusahaan dari China, Thailand, Filipina, Inggris, dan Luksemburg juga ikut berebut memproduksi barang-barang halal.

Baca juga:Sherman Ingatkan Masyarakat Akan Pentingnya Melakukan Vaksinasi

Dalam festival ini juga diadakan Talkshow terkait Menjaga Keberlanjutan Produk Halal di Era Digital, dan UMKM Syariah menuju Go Internasional.

Dirjen Industri, Kecil Dan Menengan (UKN) Kementerian Perindustrian RI, dan Dirjen Perdagangan Kemeterian Perdagangan RI menjadi pemateri dalam Talk Show tersebut. (Rls)

Editor: Rihol Igirisa
Redaksi
Redaksi
Tajam Melihat Dunia