HIMPUN.ID – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, meninjau langsung kesiapan lokasi penempatan sementara bagi pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP), Selasa 3 Maret 2026.
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh fasilitas penunjang bagi para personel TNI telah siap dan layak digunakan sebelum mereka resmi menempati lokasi tersebut.
Rencananya, para pasukan Yonif TP akan ditempatkan sementara di Stadion Pemuda, Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta. Penempatan ini bersifat transisi sembari menunggu proses pembangunan markas komando (Mako) permanen selesai dikerjakan.
Dalam peninjauan tersebut, Lahmuddin Hambali mengecek secara mendetail beberapa fasilitas krusial, di antaranya:
– Pembangunan Dapur Umum: Memastikan kapasitas logistik pangan terpenuhi.
– Sanitasi (WC Umum): Menjamin ketersediaan air bersih dan kelayakan sanitasi bagi pasukan.
– Tenda Pengungsian/Hunian: Mengecek kekuatan dan kenyamanan tenda yang akan difungsikan sebagai tempat tinggal sementara.
Lahmuddin menyampaikan, pengecekan ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam menyambut kehadiran unsur pertahanan negara di wilayahnya.
“Kami ingin memastikan seluruh fasilitas yang disiapkan benar-benar siap digunakan dan memenuhi kebutuhan para pasukan. Mulai dari dapur umum, WC umum hingga tenda tempat tinggal harus dalam kondisi baik,” ujar Lahmuddin di sela-sela peninjauan.
Lebih lanjut, Lahmuddin yang juga sebagai Tokoh Politik Golkar di Boalemo itu menegaskan, kehadiran Yonif TP di Boalemo diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan serta memberikan dampak positif bagi dinamika sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
Selain itu, tindakan pengecekan merupakan bentuk kepedulian Pemda Boalemo yang bertujuan untuk:
1. Sinergitas: Mempererat hubungan antara Pemkab Boalemo dan TNI.
2. Kelancaran Tugas: Memastikan personel dapat fokus menjalankan tugas tanpa kendala fasilitas dasar.
3. Kesiapan Tepat Waktu: Menjamin seluruh persiapan rampung sebelum pasukan tiba di lokasi.
Peninjauan ini diakhiri dengan imbauan kepada jajaran terkait untuk segera melengkapi kekurangan kecil yang ditemukan di lapangan agar standar kelayakan tetap terjaga.(Adv)
Reporter: Abd. Wahit Isima
Editor: Fadli Sukriani Melu














