HIMPUN.ID – Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Republik Indonesia, Viva Yoga Mauladi, melakukan kunjungan kerja di kawasan transmigrasi Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis 9 April 2026. Selain agenda seremonial, kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Wamentrans untuk meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut yang menelan anggaran hingga miliaran rupiah.
Wamentrans Viva Yoga Mauladi menegaskan, pembangunan infrastruktur yang memadai merupakan kunci utama untuk mendorong kemandirian warga transmigran. Tokoh politik nasional yang juga pernah menjabat Ketum PB-HMI itu berharap kawasan transmigrasi Ladapa di Desa Bulontio Timur dapat bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi baru, khususnya sebagai sentra produksi pangan dan buah-buahan.

“Kita ingin warga transmigran tidak hanya menetap, tapi juga mandiri dan sejahtera melalui hasil bumi,” ujar Viva Yoga.
Sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan lokal, Wamentrans yang didampingi Bupati Gorontalo Utara beserta jajaran pejabat Kementerian Transmigrasi, melakukan penanaman bibit pohon mangga di SD Negeri 14 Transmigrasi Ladapa.
Aksi ini sekaligus menjadi bentuk dukungan pusat terhadap Gerakan Agro Mopomulo (GAM), sebuah program unggulan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk mengoptimalkan sektor pertanian di wilayah transmigrasi.
“Penanaman pohon mangga hari ini bukan sekadar simbolis, melainkan langkah awal untuk menjadikan kawasan transmigrasi Ladapa sebagai sentra produksi buah yang produktif,” tambahnya.
Lokasi penanaman yang dipusatkan di lingkungan sekolah juga membawa misi edukasi bagi generasi muda. Viva Yoga berharap para siswa dapat memahami pentingnya kemandirian pangan dan pelestarian lingkungan sejak dini.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut jajaran Sekretaris Jenderal dan Direktur di lingkungan Kementerian Transmigrasi RI, Sekretaris Daerah Gorontalo Utara, para Asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.(Adv)
Editor: Fadli Sukriani Melu














