HIMPUN.ID – Aktivis Nanang Syawal kembali mengkritisi kebijakan Penjabat Bupati (Penjabup) Boalemo Sherman Moridu.
Pasalnya, Penjabup Sherman Moridu dinilai kurang maksimal dalam mengatur formasi jabatan yang ada di Lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Boalemo.
“Ada dua jabatan yang mengalami kekosongan, yaitu dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) dan Dinas DPPKBP3A,” kata Nanang kepada Himpun.id.
Dijelaskan Nanang, kedua jabatan tersebut merupakan jabatan strategis yang memiliki program dan target, sehingga tidak bisa dikosongkan.
Nanang menilai, buntut dari kekosongan jabatan ini, membuat pelayanan perizinan yang ada di PTSP itu akan mandek.
“Kalau masih menunggu Kadis definitif, otomatis pelayanan perizinan di PTSP itu akan mandek, dan ini berdampak pada pelayanan publik,” ujarnya.
Untuk itu, Nanang menegaskan kepada Penjabat Bupati Boalemo, agar segera mengisi jabatan yang kosong, khususnya di DPM-PTSP Boalemo.
“Kalaupun diganti, harus tergantikan dengan yang baru,” tegasnya.
Nanang juga menyatakan, kebijakan Penjabat Bupati Boalemo bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2022 tentang penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu.
Tanggapan Kepala BKPSDM
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boalemo, Rahmat Biya, mengatakan, terakit kekosongan jabatan yang ada di Dinas PTSP, untuk sementara akan diisi dengan Pelaksana Tugas (Plt).
Rahmat menerangkan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak dan biro hukum PTSP Provinsi.
“Terkait hal ini kami sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak, biro hukum PTSP Provinsi, itu membolehkan PLT,” kata Rahmat saat diwawancarai, Selasa 29 Agustus 2023.
Disamping itu, lanjut Rahmat, Pemerintah Daerah, juga akan segera melaksanakan open biding.
“Terkait pelaksana tugas itu akan segera diisi, termasuk pelaksanaan open bidingnya,” tuturnya.
Disampaikan Rahmat, untuk penyerahan SK Plt, itu masih menunggu penjabat Bupati kembali dari luar Daerah.
“SK plt menunggu Bupati kembali,” tandasnya,” tandasnya.
Editor: Usman Anapia














