HIMPUN.ID – Banyak orang yang tahu penjelasan tentang tetanus.
Namun, apa yang akan terjadi pada tubuh saat terkena tetanus, mungkin belum banyak yang tahu.
Dijelaskan dr Saddam Ismail, tetanus itu diakibatkan oleh tertusuk paku, ataupun kecucu paku di kaki ataupun di bagian tubuh lainnya, kemudian infeksi, akhirnya jadi tetanus.
Tetanus ini merupakan penyakit sistem saraf yang diakibatkan oleh oleh infeksi bakteri, dan bakterinya mengeluarkan racun.
dr Saddam Ismail menjelaskan, racun yang dihasilkan oleh bakteri tetanus tadi akan menyebar ke tubuh, dan menimbulkan masalah pada komplikasi kesehatan tubuh.
Pertama gagal ginjal akut kalau terkena tetanus, yaitu mengalami kejang otot, ototnya jadi kejang-kejang.
“Kejang otot yang parah yaitu, bisa menyebabkan otot rangka teman-teman bisa rusak,” jelas dr Saddam Ismail, dikutip dari video yang diunggah di kanal YouTube Saddam Ismail, 1 Juni 2022.
“Kemudian protein dari otot bocor kedalam urine yang menyebabkan gagal ginjal,” tambahannya.
dr Saddam Ismail mengatakan, kalau gagal ginjal otomatis fungsi ginjal jadi tidak bagus, seharusnya menyaring zat-zat yang berbahaya, dan limbah-limbah yang kemudian dibuang.
“Ya ini tidak bisa, karena fungsinya sudah rusak akhirnya apa, ya zat-zat limbah menumpuk dalam tubuh, akhirnya bisa menimbulkan masalah di kesehatan kita,” kata dr Saddam Ismail.
Sebab, kata dr Saddam Ismail, komplikasi ini tidak bisa dianggap remeh akibatnya bisa menyebabkan kematian.
Kedua gangguan pernapasan, tetanus ini bisa menyebabkan otot-otot tubuh kejang, mengetat termasuk otot-otot pernapasan.
“Kaya pita suara kita, ataupun otot-otot pernapasan kita, kalau otot-otot pernapasan kita ikuti kejang, ya otomatis teman-teman susah bernapas, atau tidak bernapas,” tutur dr Saddam Ismail.
Ketiga emboli paru, tetanus juga bisa menyebabkan penggumpalan darah, emboli paru ini bisa mengakibatkan darah ke paru-paru bisa terhambat atau terganggu.
“Nah itu bisa mengakibatkan akhirnya jaringan di paru-paru bisa mati, kondisi ini gawat juga kalau dibiarkan bisa menyebabkan kematian,” ucap dr Saddam Ismail.
Keempat aspirasi, aspirasi ini ketika makanan seharusnya masuk kesaluran pencernaan, masuk ke koromgkonga masuk ke dalam lambung.
“Tapi ini masuknya malah ke sistem pernapasan, nah itulah mengakibatkan aspirasi, kenapa terjadi aspirasi, karena otot-otot memegang, misalkan teman-teman batuk, yang bisa menelan akhirnya tidak bisa menelan, akhirnya malah makanan ataupun minuman masuk ke dalam saluran pernapasan,” ungkap dr Saddam Ismail.
Dikatakan dr Saddam Ismail, pada orang-orang yang terkena tetanus ini lebih beresiko, mudah tersedak.
“Ya kalau misalnya misalnya makanan masuk ke dalam paru-paru ini akan beresiko mengalami infeksi, ya infeksi paru-paru, infeksi pernapasan, misalkan pneumonia, kalau tidak di obati dengan bagus, dengan baik bisa menimbulkan kematian,” kata dr Saddam Ismail.
Kelima masalah jantung, teman-teman yang terkena tetanus bisa mengalami henti jantung mendadak.
“Jadi jantungan berhenti tidak memompa, karena bakteri tetanus tadi yang menyerang otot jantung, akibat tetanus tadi, ini juga bisa meningkatkan tekanan darah, kalau tekanan darah tinggi ini akan menjadi penyakit jantung, ataupun gagal jantung,” tutur dr Saddam Ismail.
Diakhir kata, dr Saddam Ismail menjelaskan, bagaimana cara mencegah tetanus, bila teman-teman punya luka harus dibersihkan sampai benar-benar lukanya bersih.
“Kemudian kalau lukanya terbuka, ataupun luka bakar, atau luka tusuk kena paku, dan kena besi lainnya sebaiknya diberikan anti tetanus ini,” pungkas dr Saddam Ismail. (Red)















