25.6 C
Jakarta
Sabtu, April 13, 2024

Buy now

Sekda Suleman: Mutasi Wujud Penyegaran ASN dalam Menjalankan Tugas

HIMPUN.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, menuturkan, mutasi merupakan wujud penyegaran kepada ASN dalam menjalankan tugas.

“Mutasi semacam ini dalam Dunia Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah hal yang biasa, dan merupakan satu penghargaan atau satu penyegaran setiap ASN dalam menjalankan tugas dan jabatannya,” ungkap Suleman Lakoro, saat pelaksanaan Kegiatan Prosesi Adat Molo’opo’ Camat Monano Abdullah Kadir, di Yiladiya Rumah Dinas Camat Monano, Rabu 11 Januari 2023.

Pada kesempatan tersebut, Sekda memberi pesan kepada kepada Camat.

Menurut Sekda Suleman, sifat-sifat seorang pemimpin bisa belajar sifat dari 4 anasir, yakni, api, air, tanah, dan udara.

Bahkan kata Suleman, 4 anasir tersebut merupakan jiwa dalam menjalankan Pemerintahan.

Dijelaskan Suleman, sifat Tanah itu sabar, dan jujur.

Advertisement

“Sabar karena apa?, biar diinjak-injak dia (Tanah), kita buang kotoran-kotoran dia (Tanah) tidak pernah protes. Dan jujur, setiap apa yang kita tanam di Tanah itu, jika kita tanam jagung, keluarnya tetap jagung,” terang Suleman Lakoro.

Selanjutnya terang Suleman, seorang pemimpin itu harus bersifat seperti air.

“Air itu selalu mencari tempat yang paling terendah. Artinya apa?, bahwa seorang pemimpin itu harus rendah hati,” jelas Suleman Lakoro.

Imbuh Suleman, seorang pemimpin harus ada di mana-mana seperti udara.

“Udara itu di mana-mana ada. Maknanya adalah, setiap pemimpin itu harus ada di mana-mana. Artinya pemimpin itu harus berada di tengah rakyatnya,” papar Suleman Lakoro.

Kata Suleman, seorang pemimpin juga bisa belajar sifat api.

“Api itu lurus. Oleh karena itu setiap pemimpin harus lurus. Menjalankan setiap perintah-perintah Agama,” tegas Suleman Lakoro, menguraikan petuah-petuah dari pemangku adat saat porsesi adat molo’opo.

Prosesi Adat Molo’opo

Diterangkan Suleman, prosesi Adat Molo’opo sudah menjadi tradisi di Provinsi Gorontalo, yang merupakan salah satu Wilayah hukum adat.

Suleman menuturkan, lingkaran hukum adat di Indonesia dibagi 19, termasuk Provinsi Gorontalo.

“Namun Provinsi Gorontalo ada ke khususan,” ungkap Suleman Lakoro.

Sehingga kata Suleman, siapapun yang menjadi pemimpin di Wilayah Provinsi Gorontalo, setelah dilantik secara Kenegaraan, sebelum menjalankan jabatannya, harus diterima secara adat terlebih dahulu.

“Dan Alhamdulillah ini telah terjadi di Kecamatan Monano hari ini. Di mana dalam penyambutan adat itu sungguh banyak petuah-petuah yang disampaikan oleh para pemangku adat, untuk dipedomani oleh seorang pemimpin,” jelas Suleman Lakoro.(HP1)

Advertisement

Advertisement