HIMPUN.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menegaskan, kunci utama pencegahan stunting terletak pada kesiapan dan kualitas kesehatan para remaja sebagai calon orang tua di masa depan. Oleh karena itu, para siswa diimbau untuk fokus menuntut ilmu serta tidak terburu-buru memasuki jenjang pernikahan di usia muda.
Pesan strategis tersebut disampaikan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjana Hasan Yusuf, saat menghadiri kegiatan Aksi Bersama Remaja Berkarakter bertajuk “Sehat Hari Ini, Generasi Hebat Esok Nanti” yang digelar di SMA Negeri 5 Kwandang, Rabu 9 September 2026.
Wabup Nurjana menekankan, intervensi pencegahan stunting tidak bisa lagi dimulai saat bayi lahir, melainkan harus dipersiapkan secara matang sejak fase remaja melalui edukasi gizi, pencegahan anemia, hingga pemenuhan pola tidur yang cukup.
“Sehat Hari Ini, Generasi Hebat Esok Nanti. Remaja Sehat, Gorontalo Maju,” ujar Nurjana di hadapan ratusan peserta didik.

Dalam aksi kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo tersebut, para remaja didorong untuk memanfaatkan masa sekolah dengan menggembleng kapasitas diri, memperkuat karakter, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan anemia dinilai menjadi benteng vital agar para siswa kelak siap melahirkan generasi unggul dan bebas stunting.

Agenda edukasi pencegahan stunting di SMAN 5 Kwandang ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Gorut Osna Haluti, Kepala Dinas Kesehatan Sri Fenty Asagaf, Kepala Desa Molingkapoto Selatan Alfian Uno, serta jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo.
Pemerintah daerah berharap, kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan keluarga ini dapat membentuk iklim pendukung yang kuat lahirnya generasi muda Gorontalo Utara yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Editor: Fadli Sukriani Melu














