HIMPUN.ID – Anggota DPR RI Dapil Gorontalo, Rachmat Gobel, menegaskan pentingnya menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Hal ini disampaikannya saat bertemu dengan masyarakat Desa Tilihuwa, di mana ia memaparkan rencana besar membangun ekosistem ekonomi berkelanjutan berbasis komoditas kacang tanah.
Dalam pertemuan tersebut, Gobel menekankan, pembangunan desa tidak boleh berhenti pada sektor pertanian tradisional, melainkan harus dikembangkan hingga mampu menghasilkan nilai tambah.
“Kalau hanya panen lalu jual hasil mentah, nilai ekonominya kecil. Yang kita bangun adalah rantai ekonomi, dari penyimpanan, pengolahan, sampai pemasaran,” jelas Rachmat, Kamis 4 September 2025.
Untuk itu, Rachmat berkomitmen membantu pembangunan gudang penyimpanan, koperasi desa, hingga mendorong inovasi produk turunan kacang tanah. Produk olahan seperti makanan ringan dan kuliner khas berbahan kacang tanah diharapkan bisa menembus pasar lokal maupun nasional.
Lebih jauh, Rachmat menggandeng sektor pariwisata untuk memperkuat daya tarik desa.
Rachmat mendorong konsep homestay berbasis rumah warga sehingga wisatawan yang datang tidak hanya menikmati suasana pedesaan, tetapi juga produk olahan khas Tilihuwa.
Program tersebut disambut antusias warga. Mereka menilai inisiatif Rachmat Gobel bukan sekadar wacana pembangunan fisik, melainkan strategi nyata untuk membuka lapangan kerja, menghidupkan UMKM, dan meningkatkan pendapatan keluarga di desa.
“Tilihuwa akan kita jadikan model desa modern yang mengintegrasikan pertanian, UMKM, dan pariwisata. Kalau berhasil, desa lain bisa meniru,” tegas Rachmat.
Dengan pendekatan itu, Desa Tilihuwa diharapkan tumbuh sebagai pusat ekonomi baru di Gorontalo yang berangkat dari kekuatan lokal namun memiliki daya saing lebih luas.*














