HIMPUN.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memperkuat sinergi lintas sektor demi mengejar target eliminasi penyakit Tuberkulosis (TBC) di daerah tersebut. Komitmen ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor PenBupatianganan TBC yang dirangkaikan dengan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Tingkat Kabupaten Gorontalo di Grand Bukit Proja, Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Jumat, 12 Juni 2026.
Kegiatan strategis tersebut dibuka langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Dalam sambutannya, politisi NasDem itu menekankan, TBC bukan lagi sekadar masalah kesehatan, melainkan persoalan serius yang berdampak langsung pada produktivitas dan kesejahteraan keluarga.
Sinergi ini dinilai mendesak mengingat tren penyebaran kasus yang masih tinggi. Berdasarkan data yang dipaparkan, pada tahun 2025 ditemukan sebanyak 1.693 kasus TBC dengan 57 kasus kematian, sementara hingga pertengahan tahun 2026 ini angka penemuan kasus sudah mencapai 685 kasus.
“Kita harus kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menekan penyebaran penyakit tersebut,” ungkap Sofyan.
“Berdasarkan data yang dipaparkan, pada tahun 2025 ditemukan sebanyak 1.693 kasus TBC dengan 57 kasus kematian, sementara hingga pertengahan tahun 2026 telah ditemukan 685 kasus. Kondisi tersebut menunjukkan, penanganan TBC harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.
Secara lebih spesifik, orang nomor satu di jajaran Pemda Kabgor tersebut memaparkan sejumlah poin teknis yang akan diintegrasikan dalam Rencana Aksi Daerah. Langkah penanganan akan difokuskan pada penguatan edukasi masyarakat, deteksi dini, pendampingan pasien selama masa pengobatan, peningkatan status gizi penderita, perbaikan sanitasi lingkungan rumah tinggal, hingga penghapusan stigma negatif terhadap penderita TBC.
“Mari bersama-sama seluruh perangkat daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen terkait untuk mengambil peran aktif dalam mendukung program penanggulangan TBC,” imbau Sofyan Pu
“Sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mencapai target eliminasi TBC, diperlukan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, penguatan jejaring kerja lintas sektor, serta optimalisasi seluruh sumber daya yang tersedia,” lanjutnya.
Sofyan menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh unsur pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, organisasi profesi, hingga elemen masyarakat yang hadir.
Sofyan juga berharap rekomendasi yang lahir dari pertemuan ini segera ditindaklanjuti secara nyata. Hal ini ditekankan, agar percepatan penanggulangan TBC di Kabupaten Gorontalo dapat berjalan lebih efektif demi mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan bebas dari tuberkulosis.(Adv)
Reporter: Agung Nugraha
Editor: Fadli Sukriani Melu














