HIMPUN.ID – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo mendesak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk memperbanyak penyusunan dokumen perencanaan pembangunan infrastruktur jalan.
Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Syarifuddin Bano, saat diwawancarai di Ruang Komisi III, Senin 10 Agustus 2026.
Politisi Partai Demokrat itu menjelaskan, kelengkapan dokumen perencanaan kini menjadi syarat mutlak dalam skema penganggaran pembangunan dari pemerintah pusat.
“Pada saat rapat sinkronisasi antara OPD dengan Komisi, saya mendorong kepada Bappeda dan juga kepada OPD lainnya untuk membuat dokumen perencanaan. Kenapa dokumen perencanaan penting? Karena dilihat dari metode penganggaran yang diberikan oleh pusat saat ini, yang paling utama itu adalah mana dokumen perencanaan itu,” ujar Syarifuddi
Pentingnya kesiapan dokumen tersebut terbukti saat Komisi III melakukan konsultasi bersama Balai Jalan. Ketiadaan dokumen perencanaan kerap membuat daerah kehilangan potensi kucuran dana pembangunan dari pusat.
“Pada saat kami konsultasi dengan Balai Jalan, bahwa ada beberapa anggaran yang tidak terserap karena dokumen perencanaannya tidak ada,” tambah Syarifuddin.
Di sisi lain, Syarifuddin mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Gorontalo yang mampu menyajikan dokumen perencanaan secara matang hingga sukses mengakomodir alokasi anggaran dari pusat.
Syarifuddin meminta pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo untuk meniru langkah tersebut dengan terus memperbanyak dokumen perencanaan infrastruktur jalan di wilayah masing-masing.
Menutup keterangannya, Syarifuddin mengimbau seluruh stakeholder dan masyarakat untuk aktif membantu mengawasi setiap program pembangunan jalan yang ada di daerah agar terlaksana secara maksimal.(Adv)














