HIMPUN.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo mengambil langkah responsif terhadap tingginya angka permohonan dispensasi serta maraknya kasus kekerasan terhadap anak dengan memperluas jangkauan Forum Anak hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Langkah strategis tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, saat membuka Forum Anak for Hulonthalo ke-2 yang mengusung tema “Bergerak Melawan Diskriminasi dan Mencegah Perkawinan Anak” di kawasan wisata Pentadio Resort, Minggu 23 Agustus 2026.
Bupati Sofyan menegaskan, perluasan wadah ini ditujukan untuk memangkas angka perkawinan usia dini sekaligus memberikan ruang aman bagi generasi muda dalam menyuarakan aspirasi dan perlindungan hak-hak mereka secara langsung kepada pemerintah.
“Tujuannya, kita memberikan ruang kepada anak-anak untuk curhat, agar mereka bisa bersosialisasi kepada anak-anak sebaya mereka. Oleh karena itu, ke depan kita akan bentuk Forum Anak ini di setiap kecamatan agar anak-anak kita memiliki wadah untuk bersosialisasi dalam perlindungan anak,” ujar Sofyan Puhi.
Langkah percepatan pembentukan forum anak di tingkat bawah ini juga didasari oleh fenomena peningkatan grafik pelaporan kasus kekerasan anak yang tercatat oleh dinas teknis setempat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Gorontalo, Zesca Uno, menjelaskan bahwa peningkatan data laporan dalam tiga tahun terakhir menunjukkan peningkatan keberanian masyarakat dalam mengungkap kasus yang sebelumnya terpendam.
“Sejak tahun 2024, 2025, dan 2026 kasus anak ini semakin meningkat karena gencar-gencarnya sosialisasi perlindungan terhadap anak. Banyak yang sebelumnya takut melapor, setelah mengikuti sosialisasi mereka sudah berani melapor,” jelas Zesca.
Berdasarkan data Dinas P3A Kabupaten Gorontalo, angka kasus kekerasan terhadap anak tercatat sebanyak 60 kasus pada tahun 2024, naik menjadi 70 kasus pada tahun 2025, dan per Agustus 2026 telah mencapai 60 kasus.
Zesca menambahkan, Pemkab Gorontalo berkomitmen memastikan keberadaan Forum Anak dapat menjangkau seluruh tingkatan wilayah guna memperkuat benteng perlindungan anak dari ranah domestik.
“Insya Allah, kita akan bentuk Forum Anak ini sampai ke tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan,” tegas Zesca.(Adv)
Reporter: Agung Nugraha
Editor: Fadli Sukriani Melu















