Example floating
Example floating
Pemda Gorontalo

Perkuat Penanggulangan TB, Wamenkes dan Wamendagri Resmikan Program Tilango Siaga TB Bersama Dinkes Kabgor

0
×

Perkuat Penanggulangan TB, Wamenkes dan Wamendagri Resmikan Program Tilango Siaga TB Bersama Dinkes Kabgor

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr. Benyamin Paulus Octavianus bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Ahmad Wiyagus didampingi Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo saat kegiatan Launching Kecamatan siaga TB, di Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo, Rabu 12 Agustus 2026 (Foto: Himpun.id/Agung Nugraha).

HIMPUN.ID Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benyamin Paulus Octavianus, bersama Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Ahmad Wiyagus, secara resmi meluncurkan program Kecamatan Siaga Tuberkulosis (TB) di Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Rabu 12 Agustus 2026.

Peluncuran program tersebut ditandai dengan peresmian langsung oleh kedua Wakil Menteri RI, dengan didampingi Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus serta Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga.

Wamenkes dr. Benyamin Paulus Octavianus mengapresiasi kesadaran masyarakat Gorontalo akan pentingnya kesehatan. dr. Benyamin menegaskan, sektor kesehatan menjadi prioritas pemerintah pusat dari masa kehamilan hingga pemenuhan gizi anak.

“Pemerintah Pusat memprioritaskan bidang kesehatan, mulai dari ibu mengandung, imunisasi anak saat lahir, hingga pemberian makanan bergizi. Ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia melahirkan Generasi Emas 2045,” ujar dr. Benyamin.

Wamendagri Dr. Ahmad Wiyagus turut menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk menunjang aktivitas harian masyarakat. Ia mengenang pengalamannya saat bertugas di daerah tersebut.

“Saat saya menjabat sekitar dua tahun sebagai Kapolda Gorontalo di masa pandemi COVID-19, masyarakat sangat patuh dalam menjaga kesehatan,” ungkap Ahmad Wiyagus.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Ismail Akase menjelaskan, pelaksanaan layanan kesehatan ini mengedepankan kolabo lintas sektor yang melibatkan Dinas Sosial, Dinas Dukcapil, hingga Dinas PMDes.

“Layanan ini tidak hanya berfokus pada teknis medis, tetapi juga penyelarasan data administrasi. Jika terdapat ketidaksesuaian data nama pada sistem, perbaikan dapat langsung dilakukan di tempat dengan keterlibatan seluruh instansi terkait,” terang Ismail.(Adv)

Reporter: Agung Nugraha
Editor: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *