Example floating
Example floating
Pemda Boalemo

Buka Konferensi PGRI, Bupati Rum Pagau Tekankan Guru Tinggalkan Pola Mengajar Lama

0
×

Buka Konferensi PGRI, Bupati Rum Pagau Tekankan Guru Tinggalkan Pola Mengajar Lama

Sebarkan artikel ini
Bupati Boalemo, Rum Pagau saat membuka Konferensi Kerja Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Boalemo Masa Bakti 2025–2030 di Villa Kencana, Desa Bolihutuo, Sabtu 12 September 2026 (Foto: Himpun.id/hms Pemda Boalemo).

HIMPUN.ID Bupati Boalemo Rum Pagau secara resmi membuka Konferensi Kerja Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Boalemo Masa Bakti 2025–2030 di Villa Kencana, Desa Bolihutuo, Sabtu 12 September 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Nurdin Baderan, Ketua PGRI Provinsi Gorontalo, Ketua PGRI Kabupaten Boalemo, serta pengurus cabang PGRI dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Boalemo.

Dalam sambutannya, Rum Pagau menyampaikan, konferensi kerja ini tidak sekadar menjadi ajang evaluasi organisasi, tetapi harus mampu melahirkan gagasan dan rekomendasi strategis untuk mengakselerasi kemajuan dunia pendidikan di daerah. Menurutnya, Pemkab Boalemo menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang sejalan dengan prioritas nasional dalam pengentasan kemiskinan.

Bupati Rum pun mengimbau para tenaga pendidik agar melepaskan pola mengajar lama dan fokus bertransformasi mengikuti era digitalisasi.

“Kita menyadari bahwa tantangan pendidikan semakin kompleks. Oleh karena itu, kita tidak boleh menjalankan pendidikan dengan cara-cara seperti dulu. Guru mengajar sambil dia bekerja bertani, itu sudah tidak boleh lagi. Kita harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tuntutan zaman, dan karakter generasi yang harus berubah,” ujar Rum Pagau.

Rum Pagau menjelaskan, salah satu langkah yang sedang didorong adalah program Boalemo Smart School yang telah dimulai sejak tahun 2025  saat diluncurkan langsung oleh Menteri Pendidikan secara nasional dengan pusat kegiatan di Kabupaten Boalemo. Program ini telah diimplementasikan di jenjang SD maupun SMP agar sekolah-sekolah di Boalemo bergerak menuju ekosistem pendidikan yang memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, pengelolaan sekolah, hingga peningkatan kompetensi guru.

Selain itu, Boalemo juga mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat untuk membangun fasilitas pendidikan unggul melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi yang diperuntukkan bagi anak-anak fakir miskin desil 1 dan 2. Pemkab Boalemo bahkan kembali mendapat kepercayaan untuk membangun Sekolah Nasional Terintegrasi di Kecamatan Paguyaman yang direncanakan mulai dibangun awal tahun depan, di mana daerah diminta mulai menerima siswa jenjang SMP dan SMA sebagai sekolah titipan.

Melalui agenda konferensi kerja PGRI ini, Rum Pagau berharap seluruh jajaran pengurus dan guru dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan ekosistem pendidikan Boalemo yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi.(Adv)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *