Example floating
Example floating
Pemda Bone Bolango

Bupati Ismet Hadiri Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Karhutla, Letkol Jon Banjarnahor Ingatkan Pasukan Harus Cepat dan Sigap

0
×

Bupati Ismet Hadiri Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Karhutla, Letkol Jon Banjarnahor Ingatkan Pasukan Harus Cepat dan Sigap

Sebarkan artikel ini
Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla dipimpin oleh Komandan Kodim (Dandim) 1304/Gorontalo, Letkol Inf Jon Patar Hasudungan Banjarnahor didampingi Bupati Ismet Mile yang berlangsung di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Rabu 2 September 2026 (Foto: Himpun.id/hms Pemda Bonbol).

HIMPUN.IDBupati Bone Bolango, Ismet Mile menghadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla yang berlangsung di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Rabu 2 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Pemda Bonbol itu menyaksikan secara langsung prosesi pembekalan dan pelatihan yang disampaikan oleh Komandan Kodim (Dandim) 1304/Gorontalo, Letkol Inf Jon Patar Hasudungan Banjarnahor saat memimpin apel.

Letkol Inf Jon Patar Hasudungan Banjarnahor menegaskan, satu jam pertama sejak laporan titik api diterima merupakan fase paling krusial untuk menghentikan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebelum meluas dan menimbulkan kerusakan parah.

Letkol Inf Jon Patar Hasudungan Banjarnahor meminta seluruh personel tidak hanya berhenti pada formalitas pemeriksaan pasukan, melainkan siap diterjunkan secara cepat dan sigap begitu terdeteksi potensi karhutla di lapangan.

“Begitu ada laporan titik api, segera lakukan pemadaman cepat. Ingat, satu jam pertama sangat menentukan luas kebakaran,” tegas Dandim di hadapan ratusan personel gabungan.

Menghadapi ancaman musim kemarau panjang, Dandim mengimbau peningkatan intensitas patroli di kawasan rawan serta sosialisasi masif kepada masyarakat agar memutus kebiasaan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Letkol Inf Jon Patar Hasudungan Banjarnahor menyoroti pentingnya integrasi dan komando tunggal antara TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Pemda, hingga elemen masyarakat agar upaya mitigasi berjalan efektif tanpa bekerja secara parsial.

“Kita harus satu komando, satu tujuan untuk zero karhutla,” ujarnya.

Selain respons cepat, faktor keselamatan jajaran petugas di lapangan turut menjadi perhatian utama. Seluruh personel diwajibkan melengkapi diri dengan Alat Pelindung Diri (APD) standar saat melakukan aksi pemadaman.

“Pulang dengan selamat adalah tugas kita juga,” tambah Letkol Jon.

Letkol Inf Jon Patar Hasudungan Banjarnahor juga mengingatkan, dampak karhutla bukan sekadar persoalan menghanguskan vegetasi, melainkan membawa ancaman serius terhadap kesehatan publik akibat kabut asap, gangguan aktivitas penerbangan, hingga lumpuhnya roda ekonomi daerah.

Oleh karena itu, upaya pencegahan dini diselaraskan dengan tindakan penegakan hukum tegas terhadap siapapun yang terbukti melakukan pembakaran lahan, baik secara sengaja maupun akibat kelalaian.(Adv)

Editor: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *