Dampak Menghisap Rokok Bagi Kesehatan Tubuh dan Cara Mengatasinya

Dokter Saddam Ismail, tangkap layar YouTube/Saddam Ismail

HIMPUN.ID – Sudah tak jarang lagi kita bisa temui banyak orang yang menghisap rokok.

Baik dari kalangan remaja hingga orang tua masih ada yang menghisap rokok.

Alasan bagi seseorang menghisap rokok berbeda-beda satu dengan yang lainnya.

Namun, tauhkan anda menghisap rokok akan berdampak tidak baik bagi kesehatan tubuh.

Apa saja dampak menghisap rokok bagi kesehatan tubuh itu?

Berikut ini penjelasan dokter Saddam Ismail terkait dampak rokok bagi kesehatan tubuh, dikutip dari video yang diunggah di kanal YouTube Saddam Ismail pada Jumat 5 Agustus 2022.

Advertisement

Penjelasan dokter Saddam Ismail

Dijelaskan dokter Saddam Ismail, penurunan kesehatan pada organ tubuh kita disebabakan oleh rokok dan asapnya, karena zat kimia yang terdapat diasap rokok akan sampai ke pembuluh darah, ke sel-sel tubuh, hingga kejaringan tubuh.

“Ya akrinya mempengaruhi tubuh kita,” jelas dokter Saddam Ismail.

dokter Saddam Ismail menuturkan, kalau seandainya otot-otot kita bermasalah karena rokok tentu aktifitas kita sehari-hari itu akan terbatas.

“Ataupun teman-teman merasa terganggu,” kata dokter Saddam Ismail.

Kemudian, kata dr Saddam Ismail, ada beberapa efek rokok terhadap otot yang yang perlu kita ketahui berasama:

Baca juga:Cara Menghilangkan Bau Mulut, Begini Penjelasan Dokter Saddam Ismail

Baca juga:Cara Mengatasi Asam Lambung, Begini Penjelasan Dokter Saddam Ismail

Pertama – menghambat pertumbuhan sel otot, meroko ini dapat menghambat pertumbuhan sel otot dari lataihan fisik kita, misilakan kita ingin meningkatakan massa ototnya, kalau kita merokok akan menghambat. Karena meregenarasi sel-sel otot yang baru ini akan berpengaruh terhadap rorkok yang diterima kita, jadi regenerasi sel otot tidak optimal.

“Merokok juga dapat menganggu metabolisme otot, meningkatakan peradangan dan stres oksidatif, aktifitas berlebihan gen yang akan memicu atrofi otot, ataupun pengecilan otot,” terang dokter Saddam Ismail.

Kedua – meningkatkan resiko cedar saat olahraga, perlu kita ketahui merokok ini akan meningkatakan resiko cedra otot, terkilir atau keseleo. Karena orang yang merkok ototnya akan cenderung mudah lelah sehinggah meningkatakan resiko cedra .

“Rokok juga akan mengurangi kemampuan untuk memulihkan diri, sehingga meningkatakan resiko peradangan pada otot, ketegangan pada otot, dan kelelahan pada otot, sehinggya otot kita gampang cedra,” papar dokter Saddam Ismail.

Ketiga – menurunkan kekuatan otot, rokok ini juga akan mengurangi kekuatan otot kita, karena kita tidak sadar tapi itulah yang terjadi sehingga kekuatan otot tidak akan sekuat otot dari sebelum merokok, ataupun pada orang yang tidak merokok.

Keempat – menurunkan kemampuan beraktivitas, mungkin sadar, ataupun tidak sadar, karena rokok ini banyak mengandung nikotin, kemudia mengadung karbon monoksida, dan kandunga-kandungan yang lain ini akan mempengaruhi darah dan pembuluh darah kita.

“Sehinggah aliran darah baik ke organ-organ lain, misalnya ke otot, ke jantung, ini akan berpengaruh sehingga kita akan mudah lelah, tidak berenergi , dan juga mengalami masalah,” ungkap dokter Saddam Ismail.

“Apalgi kita melakukan aktivitas fisik dengan meningkat dari sebelumya, misalakan berolaraga itu akan membuat kita akan kekelahan, kemduian ototnya gampang kram, lalu kekuatan ototnya akan berkurang karena suplai oksigen pasti akan berpengaruh dan juga terganggu ke otot kita.”

Kemudian, dokter Saddam Ismail mengatakan, ada cara mengatasi pengaruh buruk rokok.

“Cara yang paling ampuh adalah dengan cara berhenti merokok, ini adalah cara terampuh, dan juga cara yang paling tepat dan utama,” jelas dokter Saddam Ismail.

“Meski sulit berhenti merokok mungkin tidak mudah untuk membalikan telapak tangan, tapi aka ada banyak sekali manfaatnya yang kita rasakan.”

Diakhir penyampainnya dokter Saddam Ismail, mengingat agar selalu aktif berolahraga 30 menit sehari, dilakukan 5 kali seminggu ataupun dilakukan kurang lebih 150 menit minggunya. Dengan begitu bisa mengurangi kebiasan merokok, dan juga mengurangi stres.

“Apalagi kita sudah berhenti merokok, dan berolahraga, ini akan membantu memperbaiki detak jantung kita, meperbaiki sirkukasi darah, dan memperbaiki fungsi paru-paru. Jadi pengaruh-pengaruh rokok terhadap tubuh kita akan perlahan-lahan akan mulai menghilang, dan juga tubuh akan jauh lebih sehat,” tutup dokter Saddam Ismail.

Advertisement

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini