Example floating
Example floating
DAERAHGorontalo

Fitria Gobel Bantah Isu Pemecatan, Hamzah Bongkar Kebenaran Sesungguhnya

0
×

Fitria Gobel Bantah Isu Pemecatan, Hamzah Bongkar Kebenaran Sesungguhnya

Sebarkan artikel ini
Fitria V. Gobel
Fitria V. Gobel saat diwawancara awak media. (Foto: MYP)

HIMPUN.ID – Belum lama ini, masyarakat Gorontalo Utara dihebohkan dengan pemberitaan di salah satu media online, terkait seorang yang kehilangan pekerjaan sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT). Ia adalah Fitria V. Gobel.

Setelah beritanya viral, Fitria V. Gobel kembali meluruskan apa yang sebenarnya terjadi.

Fitria V. Gobel mengaku tidak pernah mengatakan kata dipecat sebagai honorer.

“Bukan di pecat atau diberhentikan, cuman memang SKnya tidak diperpanjang lagi,” ucap Fitria, Sabtu 28 Septembr 2024.

Mantan pegawai honorer Dukcapil ini menegaskan, jika memang benar dirinya dipecat, maka hal tersebut berdasarkan surat dari dinas terkait di mana ia bekerja. Namun hal itu tidak ada.

“Saya tidak pernah mengatakan bahwa telah di pecat atau diberhentikan di sini,” tegasnya, dikutip himpun.id dari Tatiye.id.

Penjelasan Hamzah Sidik Djibran

Sementara itu, Hamzah Sidik Djibran menjelaskan PTT di Gorontalo Utara di sisa masa kepemimpinan Thariq yang menggantikan almarhum Indra Yasin itu hanya berkurang, bukan di hapus sama sekali.

“Sebab sampai dengan saat ini PTT dan GTT sebenarnya masih ada hampir di semua Dinas,” buka Hamzah.

Hamzah menuturkan, berkurangnya PTT dikarenakan, selain adanya larangan dalam UU Aparatur Sipil Negara yaitu “Larangan bagi Pejabat Pembina Kepegawaian dalam hal ini Bupati untuk Mengangkat Honor Daerah” juga disebabkan oleh kamampuan keuangan daerah Gorontalo Utara yang defisit.

“Belum lagi ditambah dengan kepentingan anggaran anggota DPRD dalam Bentuk Pokok-Pokok Pikiran / Aspirasi yang tentunya ikut mempengaruhi anggaran kenapa PTT bisa berkurang jumlahnya,” ulas Hamzah.

Dijelaskan Hamzah, Fraksi-fraksi di DPRD Gorontalo Utara pada tahun 2019-2024 itu ada 5 Fraksi.

“Kalau semua mendesak & kompak menyetujui Anggaran PTT untuk hampir 3000 (Tiga Ribu) Orang itu, maka niscaya eksistensi PTT dan GTT di Gorontalo Utara tidak berkurang, meskipun regulasi sudah melarang merekrut Honor Daerah,” kata Hamzah.

Hamzah menduga, jualan atau mendramatisasi PTT merupakan ambisi politik.

“Sesungguhnya mereka tidak jujur alias berbohong kepada rakyat di Daerah ini, dan lebih Khusus kepada PTT itu sendiri demi syahwat berkuasa,” ungkap Hamzah melalui keterangan tertulis diterima himpun.id.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *