Example floating
Example floating
Pemda Gorontalo Utara

Gali Potensi Ekonomi Karbon, Pemkab Gorut Gandeng Thryve Earth Indonesia

0
×

Gali Potensi Ekonomi Karbon, Pemkab Gorut Gandeng Thryve Earth Indonesia

Sebarkan artikel ini
Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu saat menerima audiensi tim Thryve Earth Indonesia, Pranab Prakash dalam menjalin kemitraan strategis pada proyek restorasi ekosistem dan agroforestri yang diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat yang digelar di Ruang Tinepo, Selasa 14 April 2026 (Foto: Himpun.id/Hms Pemda Gorut).

HIMPUN.ID Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara mulai menjajaki peluang ekonomi baru melalui sektor karbon dengan menggandeng Thryve Earth Indonesia. Kemitraan strategis ini difokuskan pada proyek restorasi ekosistem dan agroforestri yang diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat di tingkat desa melalui nilai karbon yang dihasilkan.

Inisiasi ini ditandai dengan audiensi tim Thryve Earth Indonesia, Pranab Prakash, bersama Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, di Ruang Tinepo, Selasa 14 April 2026.

Langkah ini memperkuat komitmen lingkungan daerah yang selama ini dijalankan melalui program unggulan “One Man, Ten Trees”. Proyek ini nantinya akan mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan skema nilai ekonomi karbon yang kini tengah menjadi tren global.

“Kegiatan ini sangat relevan dengan program unggulan kami, yaitu ‘One Man, Ten Trees’. Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berkomitmen penuh dalam mendorong solusi karbon dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan,” tegas Bupati Thariq Modanggu.

Kecamatan Anggrek diproyeksikan menjadi salah satu wilayah percontohan dalam pengembangan proyek ini. Hal tersebut terlihat dari kehadiran seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Anggrek dalam pertemuan tersebut untuk mendengarkan langsung skema restorasi yang ditawarkan.

Direktur Thryve Earth Indonesia, Pranab Prakash, yang merupakan tokoh berpengalaman dalam nature-based solutions menjelaskan, kehadiran mereka bertujuan untuk memberikan nilai tambah pada lahan-lahan di Gorontalo Utara agar tidak hanya sehat secara ekologi, tetapi juga menguntungkan secara ekonomi bagi warga sekitar melalui mekanisme agroforestri.

Pertemuan strategis ini juga melibatkan jajaran OPD terkait, mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga BUMD Tinelo Lipu, guna memastikan implementasi proyek nantinya selaras dengan regulasi karbon yang berlaku di Indonesia. Tahapan selanjutnya, kedua belah pihak akan melakukan kajian mendalam untuk memetakan titik-titik lokasi restorasi yang paling potensial di wilayah Gorontalo Utara.(Adv)

Editor: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *