HIMPUN.ID – Hendriwan berharap kepada seluruh PGRI sebagai tenaga pengajar, kiranya dapat menempatkan diri sebagai seorang tenaga kependidikan.
“Karena guru yang memiliki jiwa sabar, tekun dalam mengajar, dapat memberikan ilmu yang baik kepada anak didiknya,” terang Hendriwan saat membuka Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Boalemo Ke-II, bertempat di SMP Negeri I Wonosari, Jumat 22 Juli 2022.
Pada kesempatan tersebut, Hendriwan mengungkapkan, pengelolaan anggaran Dana Bos, maupun Dana Desa, kedepannya akan dilakukan transaksi dengan menggunakan kartu kredit Pemerintah.
“Hal dilakukan untuk mempermudah bapak ibu untuk membuat surat pertanggung jawaban,” kata Hendriwan.
Penggodokan Peraturan Pemerintah
Sebab, kata Hendriwan, saat ini Pemerintah pusat sedang menggodok peraturan Pemerintah, dan peraturan Menteri dalam negeri tentang kartu kredit Pemerintah.
“Jadi anggaran Dana Bos maupun Dana Desa yang kita miliki, nantinya akan ditransfer ke kartu kredit dan transaksinya tinggal gesek, sehingga mengeluarkan struktur, maka struktur itu yang akan dijadikan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ),” kata Hendriwan.
Diakhir katanya, Hendriwan menyampaikan, apresiasinya kepada jajaran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Boalemo, yang telah menyelenggarakan konferensi kerja II.
Pada akhir kegiatan Hendriwan menyerahkan paket sembako PGRI kepada masyarakat kurang mampu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PGRI Provinsi Gorontalo Eduart Wolok, Selaku Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Ketua PGRI Kabupaten Boalemo, Sherman Moridu, selaku Sekretaris Daerah, Anggota Legislatif Provinsi Gorontalo Dedy Hamzah, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Boalemo Sabara Karim Ngou, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Irwan Dai, dan seluruh anggota PGRI Kabupaten Boalemo.
Reporter: Rihol Igirisa
Sumber : Humas Boalemo














