HIMPUN.ID, Boalemo – Penjabat Bupati Boalemo Dr. Drs. Hendriwan, M.Si., menyentil persoalan kajian pengembangan pelabuhan Tilamuta, pada seminar awal Land Acquisition Resettlemen Action Plan (LARAP).
Menurut Hendriwan, kajian pengembangan pelabuhan Tilamuta segera dilaksanakan, setelah sebelumnya telah melalui tahapan kajian studi kelayakan.
Kajian Tentang Pengembangan Pelabuhan Tilamuta
“Pelabuhan Tilamuta nantinya akan memberikan retribusi dan pajak bagi daerah, sehingga PAD Kabupaten Boalemo akan meningkat. Oleh karena itu, hal yang sangat penting untuk segera dilaksanakan adalah kajian tentang pengembangan Pelabuhan Tilamuta itu sendiri,” beber Hendriwan, Selasa 21 Juni 2022.
Disampaikan Hendriwan, kajian tentang pengembangan pelabuhan Tilamuta, adalah upaya untuk mendorong tumbuhnya ekonomi baru di Kabupaten Boalemo.
Baca juga:Hendriwan: Kajian Pengembangan Pelabuhan Tilamuta Segera Dilaksanakan
Manfaat Pelabuhan Tilamuta
Tak hanya itu, kata Hendriwan, manfaat Pelabuhan Tilamuta sangat banyak, diantaranya dapat menyerap tenaga kerja, meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan meningkatkan PAD Boalemo.
“Saya berharap, kegiatan seminar ini dapat di ikuti dengan baik, sehingga dapat menghasilkan masukan dan saran yang lebih baik untuk pengembangan Pelabuhan Tilamuta,” kata Hendriwan.
Sementara itu, Kepala Bapedda Kabupaten Boalemo Srijun Tasman Dangkua menyampaikan, seminar awal Land Acqusition Resettlemen Action Pengembangan Pelabuhan Tilamuta, adalah sebagai tindaklanjut dari kajian studi kelayakan yang dilaksanakan sebelumnya.
Dimana menurutnya, program ini merupakan program strategis Kabupaten Boalemo, yang berupaya menjadikan Kabupaten Boalemo, sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Gorontalo.
“Tentu semua ini harus didukung oleh sumber daya Infrastruktur, khususnya transportasi. Kami berharap dimasa yang akan datang, tingginya sentral ekonomi baru di Kabupaten Boalemo, akan berpengaruh terhadap pertumbuhan penduduk dan ekonomi daerah akan meningkat, serta pendapatan masyarakat meningkat,” kata Srijun. (Adv)














