Example floating
Example floating
DAERAHGorontalo

HTI Sosialisasikan Pentingnya Menjaga Hutan dan Lingkungan

1
×

HTI Sosialisasikan Pentingnya Menjaga Hutan dan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
General Manager PT GCL, Wahyu Subagyo, saat sosialisasi RKT PT GCL tahun 2025, di Desa Ilangata Barat (Ibarat), Senin 23 Desember 2024. (Foto: MYP)

HIMPUN.ID – PT GCL disela-sela agenda sosialisasi Rencana Kerja Tahunan (RKT) Tahun 2025, turut mensosialisasikan juga pentingnya menjaga hutan dan lingkungan sekitar.

Hal ini sebagaimana disampaikan General Manager PT GCL, Wahyu Subagyo, saat sosialisasi RKT PT GCL tahun 2025, di Desa Ilangata Barat (Ibarat), Senin 23 Desember 2024.

Menurut Wahyu, pihaknya dalam agenda tersebut memang mensosialisasikan persoalan rencana kerja mereka pada tahun 2025 mendatang, namun selain itu pihaknya juga berkewajiban mensosialisasikan soal ekologi lingkungan.

“Hal kursial dan perlu saya sampaikan juga, bagaimana menjaga lingkungan, terutama sempadan sungai. Tadi kan ada keluhan sungainya penuh, banjir dan sebagainya, itu sebetulnya masalah yang perlu dipecahkan,” tutur Wahyu.

Wahyu mengungkapkan, sejak dahulu memang dilarang menebang pohon di wilayah sempadan sungai, sebab hal itu dapat mengakibatkan kerusakan lingkunga dan bencana alam.

“Ini perlu juga disampaikan ke masyarakat, sebab sehebat-hebatnya perusahaan kalau masyarakatnya tidak terkendali kan sama saja,” ungkap Wahyu.

Kemudian Wahyu menjelaskan, dari aspek sosial sendiri, persoalan lahan yang termasuk wilayah HTI yang masih dikuasai oleh masyarakat, pihaknya berharap ada kerjasama dan komunikasi yang baik antara masyarakat dan perusahaan.

“Jangan sampai ada anggapan, bahwa kita yang merusak atau merampas hak tanah mereka. Kita berharap, tetap ada yang namanya saling menguntungkan, atau bisa lewat tumpang sari atau kerjasama lainnya sehingga mereka tidak merasa terusir, apalagi mereka merasa sudah lama di sana,” jelas Wahyu.

Wahyu menambahkan, pihaknya juga memahami kondisi masyarakat yang kini menguasai dan menempati wilayah yang masuk dalam kawasan HTI.

“Tidak mungkin mereka kita usir, apalagi misalnya mereka tidak punya tempat tinggal, berkebun atau mencari nafkah, makanya mereka juga kita ajak. Kalau mereka belum siap, kita juga tidak memaksa dan saya sudak komitmen dari dulu, jangan ada yang namanya pemaksaan, karena yang kita hindari jangan sampai ada berita-berita yang aneh-aneh,” pungkas Wahyu.

Sementara itu, Kepala Desa Ilangata Barat, Kustiyanto Olii, mengapresiasi pihak PT GCL yang telah menunaikan kewajibannya melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat di Desa Ilangata Barat.

“Ini memang sangat penting atau diperlukan, sebagai komunikasi untuk mendapatkan pertimbangan-pertimbangan kebijakan, untuk kawasan atau tanah milik masyarakat,” ujar Kustiyanto.

Sehingga kata Kustiyanto, lewat komunikasi dalam agenda sosialisasi itu, dapat ditemukan keharmonisan dalam berupaya mengantisipasi adanya pro dan kontra, terhadap masalah yang timbul antara perusahaan dan masyarakat.

“Kami bersyukur, hal-hal seperti ini dilakukan, sehingga hubungan silaturahim antara perusahaan dan masyarakat tetap terjaga” tandasnya.

Reporter : Mohamad Yusrianto Panu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *