HIMPUN.ID – Usai sukses menyabet predikat prestisius Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Gorontalo langsung memperkuat sistem pengawasan internal. Komitmen ini ditegaskan melalui penandatanganan Pakta Integritas Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan apel di halaman Gedung Amir Agoan, Rabu 18 Februari 2026.
Langkah ini dipimpin langsung oleh Kakankemenag Kota Gorontalo, Misnawaty S. Nuna, dan diikuti oleh seluruh Pejabat Eselon IV, Kepala KUA, serta Kepala Madrasah se-Kota Gorontalo. Pakta integritas ini menjadi garansi bagi masyarakat bahwa seluruh lini layanan Kemenag tetap bersih dari praktik suap, gratifikasi, maupun pungutan liar.

Dalam arahannya, Misnawaty menekankan, tantangan terbesar setelah meraih predikat WBK adalah konsistensi dalam menjaga kepercayaan publik. Pemimpin wanita berkarisma itu juga meminta jajarannya tidak berpuas diri dan terus melakukan terobosan dalam pelayanan birokrasi.
“Alhamdulillah hari ini kebersamaan kita selama ini mencapai prestasi yang prestisius yaitu meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi. Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi untuk kita semua, ini adalah kerja kita bersama,” ungkap Misnawaty.
Salah satu poin utama yang ditekankan adalah keberlanjutan inovasi layanan. Misnawaty secara khusus mengimbau penguatan inovasi “Nilai Syar’i” agar manfaatnya semakin dirasakan nyata oleh masyarakat luas. Menurutnya, inovasi harus terus berkembang seiring dengan status zona integritas yang disandang.
“Setelah ini tentunya kita pertahankan hal ini. Kita pertahankan inovasi, terutama inovasi ‘Nilai Syar’i’, bahkan bisa ditingkatkan untuk ke depannya,” tegasnya.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Misnawaty juga menyampaikan ucapan selamat menyambut bulan suci bagi umat Islam, khususnya di jajaran Kemenag.
“Terakhir, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 H,” pungkasnya.
Editor: Fadli Sukriani Melu














