HIMPUN.ID – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, secara resmi mengukuhkan pendamping Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan se-Kabupaten Boalemo. Prosesi pengukuhan ini berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boalemo pada Kamis, 12 Februari 2026.
Acara tersebut turut disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Kaswad, Ketua Baznas Kabupaten Boalemo Mus Moha, Kepala Kantor Kemenag Boalemo Hamka Isa Boyola, serta jajaran Kepala KUA dan penyuluh di lingkungan Kemenag Boalemo.
Dalam sambutannya, Lahmuddin Hambali menyampaikan, pembentukan UPZ ini merupakan langkah strategis yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam memaksimalkan potensi zakat di daerah. Menurutnya, UPZ kecamatan berfungsi sebagai perpanjangan tangan BAZNAS untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan sebagai perpanjangan tangan BAZNAS untuk memudahkan pelayanan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mempercepat penanggulangan kemiskinan di tingkat lokal,” ujar Lahmuddin.
Lahmuddin juga menekankan pentingnya integritas bagi para petugas yang baru saja menerima Surat Keputusan (SK) pengukuhan tersebut.
“Saya berharap kepada Pendamping UPZ Kecamatan yang sudah dikukuhkan dan telah menerima SK dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Kepercayaan ini harus dijaga dengan baik, UPZ harus menjadi lembaga yang dipercaya oleh masyarakat,” tutur Wabup.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Boalemo, Mus Moha melaporkan, terdapat puluhan petugas yang dikukuhkan untuk memperkuat daya jangkau zakat di seluruh wilayah Boalemo.
“Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dikukuhkan sebanyak 70 orang yang tersebar di tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Boalemo,” ungkap Mus Moha.
Mus Moha menambahkan, kehadiran UPZ di tingkat kecamatan sangat krusial. Selain memperluas jangkauan pelayanan, lembaga ini memiliki peran strategis dalam memetakan dan mengoptimalkan potensi zakat yang ada di desa-desa sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.(Adv)
Reporter: Abd. Wahit Isima
Editor: Fadli Sukriani Melu














