HIMPUN.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Gorontalo Utara, Suleman Lakoro menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual dari Ruang Rapat Diskominfo Gorontalo Utara, Senin 15 Juni 2026. Langkah ini diambil untuk merespons kondisi ekonomi daerah setelah Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Gorontalo Utara pada minggu kedua Juni 2026 mengalami kenaikan signifikan sebesar 4,88 persen, yang menempatkan daerah ini di peringkat ke-16 secara nasional.
Rakor rutin yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) via aplikasi Zoom Meeting ini terasa berbeda karena turut merangkaikan dua agenda strategis nasional lainnya, yaitu koordinasi dukungan Pemerintah Daerah untuk kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia FIFA 2026, serta penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB) terkait Sinergi Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Kepala BPS Gorontalo Utara, Depit Rusdianto memaparkan, lonjakan angka IPH di daerah tersebut dipicu oleh fluktuasi harga pada sektor pangan pokok, khususnya bumbu dapur.
“Tiga komoditas utama yang menjadi penyumbang terbesar andil kenaikan IPH di daerah kita adalah cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah,” ungkap Depit dalam laporannya.
Merespons angka IPH tersebut, Sekda Suleman Lakoro menegaskan, Pemkab Gorontalo Utara bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan segera mengambil langkah taktis di lapangan melalui intervensi pasar dan memperketat pemantauan rantai pasok pangan demi menstabilkan harga komoditas bumbu-bumbuan tersebut.
“Kita harus bergerak cepat menjaga daya beli masyarakat. Di sisi lain, sinergi untuk Sensus Ekonomi 2026 dan euforia Piala Dunia 2026 juga harus berjalan beriringan dengan kondusif,” ujar Suleman Lakoro di sela-sela rapat.
Dalam kegiatan Rakor ini, Sekda turut didampingi oleh Kepala Dinas Koperindag dan UMK Kabupaten Gorontalo Utara Grace Mangosa, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo Utara Ayuba Talib, perwakilan dinas teknis 15yang tergabung dalam TPID Gorontalo Utara, serta perwakilan BPS Kabupaten Gorontalo Utara.(Adv)
Editor: Fadli Sukriani Melu














