Example floating
Example floating
Pemda Gorontalo

Ajang PENAS XVII 2026, PT Bayer Indonesia Kenalkan Benih Jagung Bioteknologi Tahan Hama dan Gulma

0
×

Ajang PENAS XVII 2026, PT Bayer Indonesia Kenalkan Benih Jagung Bioteknologi Tahan Hama dan Gulma

Sebarkan artikel ini
PT Bayer Indonesia memperkenalkan varietas benih jagung baru dan teknologi bio teknologi dalam ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan ke-XVII tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Sabtu 20 Juni 2026 (Foto: Himpun.id/Agung Nugraha).

HIMPUN.ID PT Bayer Indonesia memperkenalkan varietas benih jagung baru dan teknologi bio teknologi dalam ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan ke-XVII tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Sabtu 20 Juni 2026.
Brand Portfolio Manager Seed dan Trait PT Bayer Indonesia, Yuana Leksana menyatakan, dalam momentum PENAS ke-XVII ini, pihaknya menampilkan sejumlah produk unggulan, termasuk varietas benih jagung konvensional yang terdiri dari DK-09c “super gaul”, DK-19c “cantik”, dan DK-79c “kuat”.

Masing-masing benih konvensional yang ditampilkan memiliki keunggulan tersendiri, mulai dari potensi hasil panen yang tinggi, tahan terhadap serangan penyakit termasuk busuk batang, penampilan fisik yang baik, hingga relatif kuat dan adaptif ditanam di segala medan.

Selain varietas konvensional, PT Bayer Indonesia juga menampilkan inovasi jagung bio teknologi yang dirancang untuk mempermudah sistem kerja para petani di lapangan. Produk bio teknologi ini memiliki keunggulan tahan terhadap herbisida roundup, sehingga petani lebih mudah dalam mengendalikan gulma atau rumput, serta memiliki ketahanan yang kuat terhadap hama ulat.

Sementara itu, Commercial Unit Lead East Area Bayer Crop Science Indonesia, Wahyu Dwi Setiawan, menambahkan, rekam jejak pengenalan produk Bayer di wilayah Gorontalo sudah berlangsung lama sejak masa kepemimpinan Gubernur Fadel Muhammad, dan hingga kini produk-produk tersebut telah diterima dengan baik di setiap kabupaten.

Penggunaan inovasi bio teknologi ini diharapkan dapat mendongkrak volume hasil panen para petani secara signifikan. Guna mengoptimalkan pendampingan dan pengenalan produk secara masif, saat ini PT Bayer Indonesia telah menyiagakan sekitar 100 orang personel lapangan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.(Adv)

Reporter: Agung Nugraha
Editor: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *