HIMPUN.ID – Universitas Gorontalo (UNIGO) menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda ke-28 Program Magister dan Sarjana di Rustam Akili Convention Center (RACC), Sabtu 8 Agustus 2026.
Sebanyak 661 lulusan dari berbagai fakultas dan program magister resmi dikukuhkan dalam prosesi akademis tersebut.
Hadir mewakili Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Moh. Abd. Ghalieb I. Lahidjun, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi UNIGO dalam menjaga mutu pendidikan tinggi di Gorontalo.

Menurut Ghalieb, sejak awal berdiri hingga saat ini, Universitas Gorontalo memiliki rekam jejak perjuangan yang teruji, khususnya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Kampus Universitas Gorontalo ini sejak berdirinya sampai saat ini memang sudah memiliki rekam jejak perjuangan yang teruji pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni belajar dan mengajar, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujar Ghalieb.
Ghlalieb menambahkan, Tri Dharma Perguruan Tinggi di UNIGO tidak sekadar dijadikan slogan atau jargon akademik belaka, melainkan kompas perjuangan dalam memajukan daerah.
“UG tidak melihat Tri Dharma Perguruan Tinggi ini hanya sekadar jargon akademik semata, melainkan kompas perjuangan kampus. Karakter kejuangan inilah yang menjadi modal kuat civitas akademika dan alumni untuk terus memajukan daerah,” tegas Ghalieb.

Rektor Universitas Gorontalo, Dr. Robby Hunawa, dalam laporan akademiknya merincikan 661 wisudawan terdiri dari 133 lulusan Program Magister, 157 lulusan Fakultas Kesehatan Masyarakat, 132 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 108 lulusan Fakultas Hukum, 51 lulusan Fakultas Teknik, 46 lulusan Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, serta 34 lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pengurus YP-DLP Gorontalo, Rolli Paramata, mengumumkan rencana strategis kampus ke depan, di antaranya pembentukan Lembaga Pelestarian Budaya Gorontalo guna melahirkan lulusan berkarakter Mo’odelo, serta persiapan pembukaan Program S3 Doktor Ilmu Manajemen dalam waktu dekat.
Selain itu, YP-DLP Gorontalo memberikan penghargaan beasiswa 100 persen untuk melanjutkan studi S2 kepada salah satu wisudawan FKM berprestasi berstatus yatim piatu, Yesi Lamami, S.KM., sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian dan perjuangan pendidikannya.(Adv)














