HIMPUN.ID – Pengurus Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Gorontalo mendorong kebijakan pemerintah di bawah Kepemimpinan Wali Kota terpilih Adhan Dambea nanti, terkait pemberdayaan UMKM di kota Gorontalo.
Hal itu diungkapkan Ketua Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Gorontalo, Kristina Muhammad Udoki, saat dialog akhir tahun, di PeHA Washpresso, Minggu 29 Desember 2024.
Femmy menuturkan, pelaku UMKM di Kota Gorontalo perlu dibadani.
“KAHMI bersama HMI siap bergerak membersamai pemerintah Kota Gorontalo,” ungkap Femmy.
Mewakili pengurus MD KAHMI, Femmy sepakat jika pasar Sentral di Kota Gorontalo dijadikan Sentra UMKM.
“Sentra UMKM keuntungannya
lebih memudahkan orang datang,” terang Femmy.
Femmy juga mendorong para pelaku UMKM memanfaatkan digitalisasi untuk mempromosikan produknya.
Terakhir, Femmy meminta setelah Adhan Dambea resmi menjabat sebagai Wali Kota Gorontalo, prodak UMKM lokal didorong dijual di Alfa Mart dan Indomaret.
Sementara itu, pada diskusi akhir tahun yang digagas MD KAHMI Kota Gorontalo, Adhan Dambea menegaskan, penataan UMKM menjadi salah satu prioritas.
Adhan mengatakan, di bawah kepemimpinannya nanti, pemerintah akan berupaya mewujudkan 1 area khusus untuk UMKM.
“Ini kita tata. Kita mulai dari pemerintah memprakarsai,” jelas Adhan.
Adhan membeberkan, lantai 2 pasar sentral akan ditata jadi tempat UMKM.
“Untuk meramaikan pasar sentral, lantai 2 saya akan tata,” ungkap Adhan.
Kampung China pasar tua juga kata Adhan akan ditata.
“Kita harus siapkan tempat untuk UMKM. Perlu dukungan dari semua orang,” jelas Adhan.
Adhan berharap dukungan semua pihak, termasuk HMI-KAHMI dalam membangun Kota Gorontalo.
Dialog akhir tahun tersebut mengangkat tema “Ngopi santai KAHMI: Bahas UMKM dan peluang usaha di Kota Gorontalo Tahun 2025.*
Reporter: Fadli Sukriani Melu














