HIMPUN.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo berencana melanjutkan peningkatan infrastruktur jalan dengan melakukan pelurusan ruas jalan yang berada di perbatasan Desa Hutamonu dan Desa Dulangeya, Kecamatan Botumoito. Rencana tersebut akan dilaksanakan setelah pekerjaan ruas jalan Huwongo–Tanah Putih rampung.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Boalemo, Lahmuddin Hambali, saat membuka Turnamen U-15 Talumopatu Cup di Desa Dulangeya, Kecamatan Botumoito, Sabtu 27 Juni 2026.
“Nanti jalan yang berkelok-kelok di perbatasan Hutamonu dan Dulangeya akan kita luruskan,” ujar Lahmuddin.
Menurut Lahmuddin Hambali, Bupati Boalemo Rum Pagau sebelumnya telah memanggil Camat Botumoito untuk menyampaikan rencana pelaksanaan proyek tersebut. Pelurusan jalan dapat dilaksanakan apabila mendapat dukungan masyarakat, terutama melalui kesediaan pemilik lahan di lokasi pekerjaan untuk menyerahkan lahannya demi kepentingan pembangunan.
Lahmuddin Hambali menyebut, masyarakat di kedua desa pada prinsipnya telah menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut. Namun, dukungan itu masih perlu dituangkan dalam bentuk pernyataan resmi guna memperlancar proses administrasi dan pelaksanaan pekerjaan.
“Beberapa waktu lalu Pak Rum sudah memanggil Camat Botumoito untuk menyampaikan rencana ini, dan berdasarkan laporan Camat, masyarakat sudah menyatakan setuju,” jelasnya.
Lahmuddin Hambali menegaskan, pelurusan ruas jalan tersebut akan memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat. Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan dengan memperluas jarak pandang di tikungan sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan, proyek ini juga akan mempercepat waktu tempuh menuju dan dari Kota Gorontalo.
Efisiensi perjalanan tersebut diharapkan turut menekan biaya operasional transportasi dan distribusi barang, sekaligus memperlancar arus lalu lintas di jalur penghubung tersebut.
“Jika jalan ini sudah rampung, ditambah dengan selesainya ruas Huwongo–Tanah Putih, maka waktu tempuh menuju Kota Gorontalo akan semakin singkat. Hal ini tentu akan meningkatkan efisiensi perjalanan masyarakat maupun distribusi barang,” tutup Lahmuddin.(Adv)














