Example floating
Example floating
Pemda Boalemo

Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Paguyaman Dimulai Agustus 2026, Dilengkapi Fasilitas Olahraga Hingga Pertanian

0
×

Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Paguyaman Dimulai Agustus 2026, Dilengkapi Fasilitas Olahraga Hingga Pertanian

Sebarkan artikel ini
Bupati Boalemo, Rum Pagau, didampingi Wakil Bupati, Lahmuddin Hambali saat memberikan arahan di Kecamatan Paguyaman, Senin 7 Juni 2026 (Foto: Himpun.id/hms Pemda Boalemo).

HIMPUN.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo menargetkan pekerjaan fisik pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kecamatan Paguyaman akan dimulai pada Agustus atau September 2026 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Bupati Boalemo, Rum Pagau, saat memberikan arahan di Kecamatan Paguyaman, Senin 7 Juni 2026. Menurut Rum Pagau, penunjukan Kecamatan Paguyaman sebagai lokasi SNT didasari atas kesiapan wilayah tersebut dalam memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat secara cepat, serta tersedianya ketersediaan lahan pengembangan yang memadai.

Kawasan pendidikan terpadu ini nantinya akan mengintegrasikan tiga satuan pendidikan yang lokasinya berdekatan, yakni Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Paguyaman, Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Paguyaman, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Paguyaman.

Tidak hanya menyatukan jenjang pendidikan, SNT di Paguyaman akan dibangun dengan fasilitas pendukung yang lengkap guna menunjang bakat serta keterampilan siswa.

“SNT ini akan dilengkapi dengan gelanggang olahraga (indoor), lapangan futsal, lapangan bola dengan lintasan atletik, kolam renang serta fasilitas pendukung bidang pertanian dan peternakan dan jika persyaratannya sudah lengkap maka bulan Agustus atau September pekerjaan ini akan dimulai,” jelas Rum Pagau.

Bupati Rum Pagau turut memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Paguyaman atas dukungan penuh terhadap proyek strategis ini, termasuk kesediaan sejumlah warga yang menghibahkan lahannya. Bagi masyarakat yang menghendaki ganti rugi lahan, Pemkab Boalemo memastikan proses penyelesaian akan ditempuh sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pembangunan ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan anak-anak kita. Karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Paguyaman yang telah mendukung rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi,” ujar Rum Pagau.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Boalemo, Ahmad Sarman, menjelaskan bahwa SNT akan menerapkan kurikulum berbasis STEM yang mencakup Science (sains), Technology (teknologi), Engineering (rekayasa), dan Mathematics (matematika), yang dipadukan dengan penguatan Art (seni) serta Sport (olahraga).

Ahmad Sarman menegaskan pula perbedaan konsep antara program SNT dengan Sekolah Rakyat yang sebelumnya diluncurkan Pemkab Boalemo.

“Jika sekolah rakyat itu menggunakan sistem boarding school atau berasrama namun untuk SNT tidak menerapkan sistem berasrama,” tutupnya.(Adv)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *