HIMPUN.ID – Pertama di Gorontalo, Pondok Pesantren Azharul Khairat Gorontalo menggelar Wisudah Tilawah dan Tahfidz, Selasa 5 Juli 2022.
Wisuda Tilawah dan Tahfidz yang dilaksanakan Pondok Pesantren Azharul Khairat Gorontalo itu, dirangkaikan dengan penamatan santri pada satuan Pendidikan PAUDQU dan MADIN Azharul Khairat Gorontalo.
Ketua Yayasan Azharul Khairat Gorontalo, Ustadz Husni Idrus, menuturkan, santri yang diwisudah berjumlah 34 santri.
“34 santri itu terdiri dari santri Tahfidz Juz 1 sampai Juz 6, kemudian santri yang diwisudah dari sisi Tilawah, yaitu Tilawah yang menyelesaikan program level 1, 6 makro,” terang Ustadz Husni Idrus.

Wisudah PAUD Al-Qur’an dan MADIN
Sementara itu, untuk Wisudah MADIN kata Ustadz Husni Idrus, tahun ini ada beberapa anak santri yang diwisudah.
“Wisudah MADIN, Alhamdulillah kita meluluskan tahun ini beberapa anak santri yang sudah menyelesaikan program MADIN selama satu tahun, kemudian wisudah PAUD Al-Qur’an,” ungkap Ustadz Husni Idrus.
Diungkapkan Ustadz Husni Idrus, untuk PAUD Al-Qur’an sudah mulai berkembang dan Pondok Pesantren Azharul Khairat pertama mendirikan PAUD Al-Qur’an.
“Saya kira PAUD Al-Qur’an juga masih jarang di Gorontalo, kita satu-satunya pertama yang mendirikan PAUD Al-Qur’an, kemudian berkembang melalui teman-teman,” terang Ustadz Husni Idrus.

Dijelaskan Ustadz Husni Idrus, agenda wisudah tersebut, merupakan yang pertama.
“Agenda ini adalah awal bagi kita di Pondok Pesantren Azharul Khairat Gorontalo, sekalipun dia agak mirip dengan agenda-agenda lain di lembaga yang lain, kita tampil dengan format yang berbeda,” tutur Ustadz Husni Idrus.
Dikatakan Ustadz Husni Idrus, momen wisudah di Provinsi Gorontalo tidak pernah ada sejarah namanya wisudah Tilawah.
“Dan hari ini ada wisudah hijaiyah dan Wisudah Tahfidz. Maka kita tampilkan hari ini, ini adalah wisudah Tilawah,” jelas Ustadz Husni Idrus.
Ustadz Husni Idrus menuturkan, Tilawah adalah program dalam satu tahun pembelajaran level 1 pembelajaran anak-anak.
“Yang Alhamdulillah dalam setahun ini kita bimbing sampai kemudian kita meraih kejuaraan 1, 2 dan 3 Tingkat Provinsi Gorontalo dengan menguasai 135 variasi di tujuh enam surah, setiap surah itu ada 7 lagunya dan secara keseluruhan 135,” beber Ustadz Husni Idrus.

Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pondok Pesantren
Diungkapkan Ustadz Husni Idrus, wisudah yang dilaksanakan, sekaligus memperkenalkan program pondok pesantren Azharul Khairat Gorontalo.
“Yang saya kira tidak bergerak di bidang pondok saja secara internal pendidikan, pengajaran, pemberdayaan, tapi juga kita juga pengabdian pada masyarakat dengan mencetuskan program ‘Dialog Santai Inspiratif’, Komunitas Masjid Binaan, Sekolah Imam Khatib, Darma Muslimah, Kuliah Dhuha, dan seterusnya,” jelas Ustadz Husni Idrus.
Ustadz Husni Idrus berharap, siapa saja bisa bergabung dalam program kegiatan pengabdian masyarakat.
“Dan ini saya kira ini baru di Provinsi Gorontalo, dan kita berharap untuk siapa saja bisa bergabung dalam program kegiatan pengabdian masyarakat berbasis Pondok Pesantren,” ajak Ustadz Husni Idrus.
Untuk diketahui, dalam kegiatan wisudah ada penyerahan Rapor PAUDQU, Tasyakuran Santri Peserta MTQ Tingkat Provinsi dan Pengresmian 2 Kelas Baru. (HP1)














