HIMPUN.ID – Pemerintah Kota Gorontalo menunjukkan tren positif dalam pengelolaan keuangannya, di mana realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga tanggal 19 November 2025 dilaporkan telah mencapai 84,92 persen.
Angka ini setara dengan Rp 319,49 miliar dari target perubahan sebesar Rp376,22 miliar.
Kepala Badan Keuangan Kota Gorontalo, Nuryanto, mengungkapkan data ini pada Kamis 27 November 2025, dan menyatakan optimisme pemerintah terhadap sisa waktu yang tersedia menjelang penutupan Tahun Anggaran 2025.
“Alhamdulillah capaian ini menunjukkan kerja keras seluruh tim dan dukungan masyarakat. Insya Allah, dalam satu bulan terakhir ini kita akan memaksimalkan seluruh potensi pendapatan agar PAD bisa mendekati atau bahkan mencapai target 100 persen,” ujar Nuryanto.
Komponen PAD Mendekati Target Maksimal
Dari rincian capaian PAD, beberapa sektor menunjukkan kinerja yang sangat baik.
Sektor Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan menjadi yang paling menonjol dengan realisasi mencapai 91,42 persen, melampaui Rp 5 miliar dari target Rp5,5 miliar.
Berikut adalah rincian capaian PAD hingga 19 November 2025:
Pajak Daerah
Target: Rp116.404.000.000
Realisasi: Rp100.365.886.469
Capaian: 86,22%
Penerimaan mingguan: Rp2.540.289.611
Retribusi Daerah
Target: Rp238.243.190.500
Realisasi: Rp203.439.997.370
Capaian: 85,39%
Penerimaan mingguan: Rp97.799.104
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
Target: Rp5.500.000.000
Realisasi: Rp5.028.134.435
Capaian: 91,42%
Lain-lain PAD yang Sah
Target: Rp16.073.402.162
Realisasi: Rp10.657.638.989
Capaian: 66,31%
Sektor Pajak Daerah berhasil merealisasikan 86,22% dengan penerimaan mingguan yang signifikan sebesar Rp2,54 miliar, sementara Retribusi Daerah mencapai 85,39%.
Intensifikasi Upaya Optimalisasi Penerimaan
Menjelang akhir tahun, Badan Keuangan Kota Gorontalo menyatakan akan terus mengintensifkan upaya optimalisasi penerimaan.
Nuryanto menjelaskan, langkah-langkah yang dilakukan meliputi penguatan koordinasi dengan seluruh perangkat daerah pengelola PAD, monitoring lapangan, validasi data, dan percepatan penagihan yang sesuai ketentuan.
“Kami berharap sinergi ini terus berjalan. PAD adalah sumber penting pembiayaan pembangunan Kota Gorontalo, sehingga optimalisasi penerimaan menjadi tanggung jawab bersama,” tegas Nuryanto.
Pemerintah Kota Gorontalo juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh wajib pajak dan pihak yang telah berkontribusi, menekankan peningkatan PAD merupakan penopang utama dalam pembangunan daerah.*















