Oleh: Theresia Rachelita Devia Irani
HIMPUN.ID – Film Maleficient 2014 menceritakan tentang bagaimana tokoh Maleficent bisa sampai mengadopsi dan mengasuh tokoh Putri Aurora serta mengasihinya sebagai seorang anak.
Diceritakan bahwa Maleficent muda sendiri pernah berpacaran dengan seorang manusia yang ternyata adalah pangeran dan calon raja dari suatu kerajaan, namun ketika beranjak dewasa lelaki manusia tersebut menghianatinya dengan memotong dan mencuri sayapnya.
Tak lama terdengar kabar lelaki tersebut menikah dengan seorang wanita yang akan menjadi ratunya dan memiliki anak bernama Aurora. Karena dendam Maleficent pun datang ke istana menghampiri laki-laki, istrinya dan anak bayinya yang baru lahir tersbeut.
Ia mengutuk Aurora agar tidur selamanya saat usianya genap 16 tahun akibat tertusuk jarum, dan hanya bisa bangun dengan ciuman dari cinta sejatinya. Karena takut, sang ayah pun mengasingkan Aurora ke hutan untuk diasuh oleh 3 peri yang menyamar menjadi bibi-bibi nya.
Selama tinggal di hutan, dari jauh ternyata Maleficent sering berkunjung dan memperhatikan tingkah lucu Aurora, terkadang pula ia turut menjaga Aurora saat 3 peri tersebut lalai, dari sini yang awalnya benci ia pun menjadi tersentuh dan menyesal telah mengutuknya.
Ketika Aurora berusia 15 tahun ia bertemu secara langsung dengan Maleficent dan mereka menjadi sangat dekat karena Aurora menganggap Maleficent adalah ibu peri penjaga, bahkan Aurora ingin sekali tinggal bersama ibu peri penjaga nya tersebut.
Namun ternyata suatu ketika, 3 peri penjaganya keceplosan tentang kutukan yang dibuat Maleficent kepada Aurora, Aurora pun terkejut, ia sangat kecewa kepada Maleficent lalu kabur ke istana sang ayah.
Sampai disana ia ternyata malah dikurung karena ayahnya takut kutukan tersebut segera datang, akan tetapi karena kecerdikannya ia pun berhasil keluar, namun sialnya tepat dihari ulang tahunnya tersebut ia pun tertusuk jarum dan tertidur selamanya menjadi seorang putri tidur.
Disisi lain, Maleficent berupaya untuk menyelamatkannya dengan pergi ke istana tersebut bersama pangeran Phillip, Phillip dan Aurora sendiri sejak awal diceritakan saling tertarik satu sama lain, Maleficent percaya bahwa Phillip lah orang yang bisa menghilangkan kutukan Aurora.
Namun ternyata Maleficent terlambat, dan ciuman dari Phillip pun ternyata tidak bisa membangunkan Aurora. Maleficent pun sangat sedih dan menyesal, ia menangis dan mencium kening Aurora, dan ternyata Aurora pun terbangun oleh cinta sejati seorang ibu tirinya itu.
Maleficent sendiri segera membawa kabur Aurora, namun ternyata Maleficent tertangkap oleh ayah dan pasukan istana. Pertarungan pun terjadi antara pasukan istana dengan Phillip dan Maleficent, hingga Maleficent kehabisan energi dan tak sanggup bertarung lagi.
Melihat Maleficent nya tak sanggup lagi bertarung, Aurora pergi mencari sayap Maleficent yang dahulu dipotong dan dicuri oleh ayahnya ketika ayahnya menghianati Maleficent. Akhirnya dengan Maleficent bisa mengalahkan semua musuhnya.
Aurora pun akhirnya hidup bahagia bersama sang Maleficent sebagai ibu asuhnya dan juga bersama pangeran Phillip yang telah setia membantu dirinya dan ibunya saat melawan pasukan istana.
Setelah itu, Disney film kembali mempersembahkan Maleficent: Mistress of Evil 2019, dimana film ini sendiri merupakan lanjutan dari Maleficent 1.
Dalam film ini lebih memperlihatkan tentang perjuangan cinta Aurora dengan Phillip untuk menyatukan negeri mereka yang saling bermusuhan. Hingga akhirnya tibalah saatnya Phillip melamar Aurora, Maleficent sendiri melarang Aurora untuk menerima lamaran tersebut.
Namun sekalipun terus melarang dan mencoba untuk menggagalkannya, Maleficent tetap tak bisa memaksakan egonya, dan akhirnya ia pun menyetujuinya.
Keluarga Phillip sendiri khususnya ibunya sebenarnya tidak setuju karena Maleficent dianggap sebagai seorang penyihir jahat yang telah membunuh pasukan istana dan ayah dari Aurora saat ingin menyelamatkan Aurora.
Disisi lain, ibu Phillip juga ternyata memiliki dendam sendiri terhadap Maleficent dan Negeri peri nya. Sebenarnya ayah Phillip sendiri setuju karena hal ini mungkin bisa mendamaikan kedua negeri ini.
Karena rasa sayangnya mengalahkan rasa egoisnya terhadap Aurora, Maleficent pun akhinya pergi ke istana Phillip di negeri sebrang bersama putrinya itu untuk menerima undangan.
Walaupun sepanjang jalan di negerinya semua orang kabur, takut dan seakan-akan bergidik ngeri melihatnya, Maleficent pun tetap teguh pada keinginannya memberi kebahagiaan kepada putrinya, Aurora.
Namun, ternyata sesampainya di istana, ibu Phillip telah melakukan hal jahat dan menjebaknya sehingga Maleficent pun marah dan secara tidak sengaja mengeluarkan kekuatannya yang membuat ayah Phillip tak sadarkan diri.
Hal ini membuat Aurora kesal dan tidak mau diajak pergi oleh Maleficent, dan akhirnya Maleficent pun pergi dari situ seorang diri. Dari arah ia pergi ternyata di puncak istana ada adik Phillip yang bersekongkol dengan ibunya siap memanah Maleficent, panahnnya pun mengenai dan membuatnya terluka parah.
Maleficent pun tak berdaya dan tak sadarkan diri, namun disisi lain ternyata ia kemudian diselamatkan oleh seorang peri sebangsanya untuk dibawa ke negeri asalnya agar dirawat sampai ia membaik.
Ayah Phillip pun tetap tak sadarkan diri setelah kejadian tersebut, hal ini lah yang menyebabkan Aurora tetap disana dan percaya bahwa ibunya telah melakukan tindakan yang salah.
Di negeri asalnya, Maleficent diberi tahu tentang kenyataan bahwa bangsanya harus mulai berperang dengan para manusia yang ingin membinasakan mereka. Hal ini sebenarnya tidak begitu disetujui oleh Maleficent karena anaknya berada di sana, namun setelah pergulatan batinnya.
Akhirnya ia pun menyetujuinya terutama melihat bagaimana perbuatan manusia di saat terakhir kemarin dan ia ingin menyelamatkan putriinya tersebut. Di sisi lain, ternyata Aurora mulai menyadari gelagat aneh dari ibu Phillip dan beberapa lainnya.
Baca juga:Kebiasaan Masarakat Sumba dalam Bertransaksi Tanpa Uang, Sebuah Sinopsis dari Buku Ekonomi-Uma
Ia mulai mencoba menyelidiki apa yang ada dibelakang semua keanehan tersebut. Hingga akhirnya, ia pun menemukan bahwa ibu Phillip lah orang yang telah dengan sendirinya menusuk racun ke suaminya, ayah Phillip agar Maleficent terkesan disalahkan.
Selain itu, yang paling mengejutkan lagi adalah ibu Phillip dan para pengikutnya ingin membinasakan dunia peri terutama ibunya, mengetahui hal ini ia langsung menyadari bahwa ibunya memang tidak salah.
Maleficent dan para pasukan sebangsanya pun segera menuju istana untuk melakukan perlawanan kepada manusia yang ingin membinasakan kaum mereka, terutama ia ingin segera menyelamatkan Aurora.
Pertempuran pun tak terelakan, para peri hutan dari negeri Maleficent sendiri ternyata juga dijebak oleh istana dengan dalih mengundang mereka untuk pesta, namun ternyata mereka dimasukkan kedalam ruangan yang disemprotkan racun untuk membunuh mereka.
Aurora pun segera mencoba menolong mereka, terutama para peri sebangsa Maleficent yang satu demi satu mulai gugur dalam peperangan. Hingga singkatnya, Maleficent pun berhadapan dengan ibu Phillip dan Maleficent pun berhasil di lumpuhkan.
Aurora sangat sedih, ia menangis memohon agar ibunya tersebut tidak pergi, bahkan dan untuk pertama kalinya, ia mengatakan kepada Maleficent “You’re my mother”. Ia benar-benar bersedih dan sangat menyesal.
Karena air mata ketulusan dan kasih sayangnya terhadap ibunya tersebut, Aurora pun berhasil membangkitkan kembali Maleficent dan membuatnya menjadi lebih bersinar seperti dewi bangsanya.
Akhirnya setelah itu, singkatnya Aurora dan Phillip pun menikah, dan dari pernikahan tersebut, permusuhan bangsa manusia dan peri pun segera berakhir dan perdamaianpun tercipta antar negeri.
Sumber: hotstar
Catatan : Tulisan ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis
(Info: himpun.id menerima kontribusi tulisan dengan berbagai tema. Rubrik tulisan yang dapat di kirim yakni Opini, Resensi, Cerpen, Puisi, Tips, Edukasi, Khazanah, dan lain sebagainya, selagi bermanfaat)














