Oleh: Theresia Rachelita Devia Irani
HIMPUN.ID – Film Snowpiercer sendiri merupakan sebuah film yang mengangkat cerita perjalan sebuah kereta api yang mengelilingi dunia selama hampir 17 tahun, membawa sejumlah kelas manusia yang masih bertahan di bumi.
Pada awalnya, akibat pemanasan global para peneliti membuat suatu penelitian tentang alat yang dapat mendinginkan bumi. Namun, ternyata penelitian itu gagal dan membuat permukaan bumi kembali kepada jaman es.
Manusia yang masih bertahan pun diangkut menggunakan sebuah kereta abadi yang telah dirancang untuk dapat mengitari dunia selama perubahan iklim gagal tersebut terjadi.
Di dalam kereta itu, terdapat 3 kelas penghuni. Pada gerbong paling depan, diisi oleh pencipta kereta tersebut, lalu gerbong pada kelas dua berisi para bangsawan dan yang paling terbelakang adalah masyarakat kelas bawah.
Masing-masing manusia di gerbong tersebut mendapatkan pelayanan yang sangat kontras berbeda, terutama pada gerbong terbelakang. Mereka tidak pernah tahu bagaimana kehidupan di gerbong depan mereka, karena pembatas antara gerbong dijaga sanget ketat dan juga dikunci.
Baca juga:Sinopsis Film Maleficent (2014) dan Maleficent Mistress of Evil (2019), Kasih Ibu Sepanjang Masa
Suatu saat, akibat sumber daya makanan pada gerbong belakang dan kerusuhan-kerusuhan yang terjadi, munculah pergerakan perlawanan masyarakat kelas bawah tersebut untuk meminta keadilan dan berusaha menguasai sumber daya di kereta tersebut.
Di tengah-tengah pergolakan itu, munculah tokoh pelopor pergerakan yaitu Curtis dan juga Giliam yang dianggap sebagai tetua dan ayah sendiri oleh Curtis. Mereka pun menyusuri setiap gerbang, dengan penuh perlawanan.
Mereka harus bertarung bahkan harus saling membunuh demi dapat menuju gerbong terdepan. Hingga akhirnya tersisa Curtis yang bisa menuju gerbong terdepan, dan bertemu dengan Wilford sang masinis sekaligus pencipta dari kereta abadi tersebut.
Ketika sampai digerbang tersebut, merekapun awalnya berbincang dan Wilford menyatakan bahwa sebenarnyalah ia sendirilah yang menyusun scenario pemberontakan ini bersama Giliam, sahabatnya di gerbong terbelakang.
Skenario rencana dari pemberontakan tersebut adalah untuk mengurangi jumlah penumpang kereta demi penghematan sumber daya, dan juga berusaha mencari peminpin tangguh kereta itu lagi setelah Wilford.
Disini juga Wilford menunjukan bagaimana kereta tersebut dapat terus berjalan. Ternyata anak-anak yang sering dibawa dari gerbong belakang dipekerjakan untuk mengganti mesin-mesin kereta yang mulai rusak.
Hal ini sontak membuat Curtis marah dan berusaha mengeluarkan salah seorang anak yang terlihat sedang menjalankan mesin tersebut dibawah gerbong. Namun usahanya gagal dihalangi oleh Wilford, disinilah terjadi ketegangan antara keduanya.
Untungnya datanglah anak dari orang pemegang kunci dari setiap gerbong yang melakukan perlawanan bersama dengan Curtis sebelumnya, yaitu Yona. Kereta pun mulai berjalan tak terkendali akibat perselisihan Curtis dan Wilford.
Akhirnya kereta hancur, dan hanya tersisa Yona dan anak kecil itu yang selamat karena bisa keluar dari kereta tersebut. Mereka menemukan bahwasanya es dibumi mulai kembali mencair, dan mereka masih bisa bertahan hidup kembali dengan beradaptasi.
Cerita mengenai kereta abadi ini pun selesai. Film ini ditutup dengan gambaran tentang situasi dimuka bumi yang mulai membaik.
Sumber: YouTube/UNI RECAP
Catatan : Tulisan ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis
(Info: himpun.id menerima kontribusi tulisan dengan berbagai tema. Rubrik tulisan yang dapat di kirim yakni Opini, Resensi, Cerpen, Puisi, Tips, Edukasi, Khazanah, dan lain sebagainya, selagi bermanfaat)













