HIMPUN.ID, Boalemo – Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo Dr. Sherman Moridu, S.Pd., MM., dihadapan peserta workshop dengan tegas mengungkapkan tak ingin penginputan renstra (Rencana Strategi) terlambat.
Menurut panglima ASN Kabupaten Boalemo ini, lambatnya penginputan Renstra akan dapat mempengaruhi penginputan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) untuk tahun 2023.
Hal tersebut disampaikannya, saat menghadiri penutupan workshop penginputan renstra OPD dalam aplikasi sistem pemerintahan daerah (SIPD) Kabupaten Boalemo, yang diselenggarakan oleh Bappeda Kabupaten Boalemo, Minggu 22 Mei 2022.
“Penginputan Renstra ini, harus selesai pada Rabu 25 Mei mendatang. Kami harapkan ini tidak tertunda lagi, seluruh OPD hari ini dan paling lambat besok itu sudah selesai,” ungkap Sherman.
Diharapkan Sherman, pihak dinas terkait tidak ada yang terlambat dalam hal penginputan Renstra.
Baca Juga: Diduga Rekomendasikan Penutupan Usaha Milik Warga, Camat Botumoito Dikritik Aleg Komisi III
“Kami akan pantau dan paling lambat hari rabu 25 mei penginputan renstra tidak ada kata-kata terlambat,” beber Sherman.
Pimpinan OPD Diminta Berdayakan Staf Seoptimal Mungkin
Disampaikan Sherman, pihaknya berharap kepada seluruh pimpinan OPD, seluruh kepala dinas, camat, seluruh staf diberdayakan seoptimal mungkin.
Sejalan dengan itu, Kepala Bappeda Boalemo Srijun Dangkua mengatakan, OPD yang menyelesaikan renstra selang waktu 3 hari ada 14 OPD.
Sementara yang berlangsung saat ini, kata dia, ada 13 OPD.
Disampaikan Srijun, tidak ada OPD yang belum melakukan penginputan sama sekali.
Baca Juga: Camat Botumoito Jawab Kritikan Aleg terkait Dugaan Rekomendasikan Penutupan Usaha Milik Warga
“Kegiatan penginputan ini dibuat, bertujuan agar renstra OPD dapat berkoordinasi dan disinkronkan serta diharmonisasikan dalam pembangunan daerah 2023-2026 mendatang. Untuk itu kepada semua OPD yang belum selesaikan penginputannya, mohon diselesaikan sampai dengan paling lambat hari rabu 25 mei 2022,” beber Srijun. (Adv)














