Example floating
Example floating
DAERAHGorontaloPemda Boalemo

Turunkan Angka Kemiskinan di Boalemo, Hendriwan Minta Fokus Program Kolaborasi

0
×

Turunkan Angka Kemiskinan di Boalemo, Hendriwan Minta Fokus Program Kolaborasi

Sebarkan artikel ini
Penjabat Bupati Kabupaten Boalemo Hendriwan, saat membuka Rapat koordinasi tim koordinasi Penanggulangan (TKPKD) dan Rencana Pembangunan Kemiskinan (RKPD) Bertempat Grend Amelia Hotel Tilamuta, Selasa, 2 Juli 2022. (Foto: Himpun.id/Rihol Igirisa)

HIMPUN.ID – Penjabat Bupati Kabupaten Boalemo Hendriwan menuturkan, tingkat kemiskinan dan kesejahteraan di Kabupaten Boalemo masih merupakan isu dan masalah untuk ditangani bersama melalui lintas sektor, dan lintas program dari seluruh stakeholder.

Hendriwan mengungkapkan, tingkat kemiskinan pada tahun 2022 di Kabupaten Boalemo meningkat sebesar 19,00 %, dibandingkan dengan tahun 2021 hanya 18,57%, dengan kemiskinan ekstrim sebesar 6,30 %,”.

Pengentasan Kemiskinan

Untuk mengatasi hal tersebut, kata Hendriwan diperlukan akses dan layanan dasar penduduk miskin yang memadai.

“Sehingganya target pencampaian intervensi dan konvergensi program penanggulangan kemiskinan, serta pengahapusan kemiskinan ekstrim merupakan skala prioritas masing-masing OPD,” jelas Hendriwan saat Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulan (TKPKD) dan Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RKPD) kemiskian ekstrem di Kabupaten Boalemo tahun 2022, bertempat di Grend Amelia Hotel Tilamuta, Selasa, 2 Juli 2022.

Dikatakan Hendriwan, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pola penangan fokus dan tuntas, guna pencapaian penurunan angka kemiskinan dan target penghapusan kemiskinan ekstrim 0% di Kabupaten Boalemo pada tahun 2024.

Menyusun Program Pelaksanaan Pembangunan Kolaboratif

Dijelaskan Hendriwan, rapat koordinasi sangat penting untuk dilakukan, agar secara bersama-sama dapat menyusun pelaksanaan program pembangunan kolaboratif dan bersinergi, dengan berfokus pada perbaikan akurasi data layanan dan konvergensi program lintas sektor lintas OPD.

“Program kolaborasi dapat diwujudkan melalui kerjasama Pemerintah Daerah dengan berbagai pihak termasuk swasta dalam percepatan penurunan angka kemiskinan di kabupaten boalemo, dengan memperkuat jejaring dengan dunia usaha sebagai potensi mitra usaha bagi penduduk miskin, Penyandang Masalah Kesejahteraan (PMKS) lainnya,” jelas Hendriwan.

Dikatakan Hendriwan, khusus masalah penanggulangan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Boalemo, diharapkan OPD dapat menyusun memetakan indikator program dengan meperhatikan pedoman umum kemiskinan ekstrem, yang telah disusun bersama oleh Kementerian atau Lembaga pada tahun 2022 berdasarkan indikator program masing-masing OPD.

“Kebijakan penanggulangan kebijakan kemiskinan pada rencana pembangunan daerah (RPD) tahun 2023-2026 kabupaten Boalemo diarahkan pada pencapaian target pembangunan nasional, agar tepat sasaran rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin serta dapat mengukur pertumbuhan ekonomi didaerah,” kata Hendriwan.

Diakhir penyampaian Hendriwan, melalui rapat kordinasi tersebut, besar harapannya dapat menghasilkan langkah-langkah strategis dalam upayah penanggulangan kemiskinan.

“Sehingga dapat dihasilkan kesepakatan bersama melaksanakan kegiatan yang sistematis, terencana bersinergi dan terpadu, demi terwujudnya pembangunan dan kabupaten kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Boalemo,” pungkas Hendriwan.

Reporter: Rihol Igirisa
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *