HIMPUN.ID – Momentum kegiatan pembukaan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Kamis 16 April 2026, Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu memberikan “kuliah singkat” di hadapan para pejabat, mengenai filosofi kepemimpinan sebelum pergelaran ujian dilaksanakan.
Bupati Thariq membedah esensi pemimpin melalui tiga perspektif bahasa sekaligus untuk mengingatkan para peserta akan beratnya amanah yang diemban.
“Dalam Bahasa Indonesia, ‘Pemimpin’ memiliki nilai kekuatan karakter yang besar. Jika kita lihat dalam Bahasa Inggris, disebut ‘Leader’ yang berarti orang yang memajukan atau membawa ke depan. Sementara dalam Bahasa Arab, dikenal istilah ‘Amri’ yang berurusan dengan perintah atau urusan,” urai Thariq di sela pelaksanaan kegiatan di Hotel Grand Q.

Thariq menegaskan, uji kompetensi ini bukan sekadar formalitas administratif. Penajaman makna kepemimpinan tersebut sengaja dilontarkan karena, tokoh politik Partai Golkar itu membutuhkan pejabat yang tidak hanya mengerti teori, tetapi mampu menjadi “eksekutor” program unggulan daerah.
Hasil dari ujian ini dipastikan akan menjadi rujukan mutlak atau basis utama bagi Thariq dalam menentukan posisi jabatan di lingkup Pemkab Gorut ke depan.
“Nilai dari uji kompetensi ini akan menjadi rujukan saya untuk menempatkan pejabat pada jabatan yang sesuai dengan kompetensinya. Saya membutuhkan pejabat yang mampu menguasai dan mengeksekusi program unggulan yang telah ditetapkan,” tegas Bupati Thariq.
Untuk menjaga objektivitas dan kualitas hasil seleksi, Pemkab Gorut memboyong jajaran Panitia Seleksi (Pansel) dari kalangan akademisi papan atas. Terlihat hadir Ketua Pansel Prof. Dr. Rauf Hatu, M.Si, didampingi anggota Pansel Prof. Dr. Arten Mobonggi, S.Ag, M.Pd.I, dan Dr. H. Ibnu Rawandy N. Hula, SS, MA.
Melalui seleksi ketat ini, Gorontalo Utara membidik lahirnya pimpinan tinggi pratama yang memiliki perpaduan antara kecerdasan teknis, integritas, dan visi strategis. Target akhirnya jelas: program pemerintah harus sampai ke tangan masyarakat dengan tepat sasaran melalui pimpinan yang benar-benar kompeten.(Adv)
Editor: Fadli Sukriani Melu














