Example floating
Example floating
Pemda Bolsel

Wabup Deddy Tekankan Kualitas Gizi Makanan Anak-Anak Jadi Prioritas Utama Program MBG

0
×

Wabup Deddy Tekankan Kualitas Gizi Makanan Anak-Anak Jadi Prioritas Utama Program MBG

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Deddy Abdul Hamid saat memimpin rapat satuan tugas (satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG), di Ruang Berkah, kawasan Perkantoran Panango (Foto: Himpun.id/hms Pemda Bolsel).

HIMPUN.ID Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Deddy Abdul Hamid, memimpin rapat evaluasi dan koordinasi percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Ruang Rapat Berkah, Rabu 19 Agustus 2026.

Rapat yang dihadiri jajaran Asisten Setda, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Satgas MBG, serta para mitra yayasan tersebut menekankan pentingnya pengawasan mutu makanan dan penguatan sinergi lintas sektor.

Dalam arahannya, Wabup Deddy mengingatkan seluruh pengelola SPPG dan mitra penyedia agar tidak menjadikan program strategis nasional ini sekadar ajang mencari keuntungan finansial, melainkan fokus pada kualitas gizi anak-anak penerima manfaat.

“Jangan hanya mengejar keuntungan, tetapi harus memperhatikan gizi makanan yang disalurkan. Kita ingin program in benar-benar dapat meningkatkan kualitas gizi putra-putri kita ke depan. Jika ada mitra yang hanya mengejar keuntungan dan mengabaikan standar kualitas, segera laporkan,” tegas Deddy.

Saat ini, jumlah penerima manfaat Program MBG di Kabupaten Bolsel telah mencapai 13.689 jiwa. Dari target pengerjaan, sebanyak lima unit SPPG dilaporkan telah beroperasi penuh, sementara beberapa titik strategis lainnya seperti di Desa Deaga (Pinolosian Tengah), Desa Onggunoi (Pinolosian Timur), Desa Ilomata, serta lingkungan Polres Bolsel masih dalam tahap penyempurnaan fasilitas dan verifikasi Badan Gizi Nasional (BGN).

Guna memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bolsel diinstruksikan untuk melakukan pemeriksaan rutin bulanan di setiap SPPG. Evaluasi berkala ini mencakup pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sertifikasi kompetensi relawan pengolah makanan, hingga penyusunan variasi menu bersama ahli gizi Puskesmas.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan operasional, setiap unit SPPG diimbau melibatkan hingga 15 rantai pemasok (supplier) bahan baku lokal guna menjaga keberlanjutan pasokan bahan pangan yang segar, sehat, dan berkualitas.(Infotorial)

Reporter: Marcelino Mahmud
Editor: Fadli Sukriani Melu

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *