HIMPUN.ID – Pemerintah Kabupaten Boalemo menetapkan percepatan digitalisasi sekolah dan penguatan kompetensi guru sebagai prioritas utama dalam merombak kualitas pendidikan daerah. Langkah konkret ini diambil guna mendukung implementasi program Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Fokus intervensi tersebut merupakan bagian dari lima kebijakan strategis daerah yang dirancang untuk mempercepat lahirnya SDM unggul di Boalemo.
Strategi prioritas yang didorong Pemkab Boalemo mencakup:
– Pembangunan & Digitalisasi: Revitalisasi sarana fisik sekolah serta modernisasi sistem pembelajaran berbasis teknologi.
Pengembangan Guru: Peningkatan kompetensi profesional secara berkelanjutan yang diimbangi dengan perbaikan kesejahteraan tenaga pendidik.
– Lingkungan Belajar: Penguatan karakter peserta didik melalui penciptaan budaya sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif.
– Penguatan Kurikulum: Peningkatan mutu pembelajaran difokuskan pada penguasaan literasi, numerasi, Science, Technology, Engineering, and Math (STEM), serta kesiapan Tes Kemampuan Akademik.
– Pemerataan Akses: Penyelenggaraan layanan pendidikan yang mudah, murah, dan fleksibel untuk seluruh lapisan masyarakat.
Guna mengeksekusi lima kebijakan tersebut, Pemkab Boalemo menetapkan syarat mutlak bagi seluruh jajaran pendidik untuk mengadopsi tiga fondasi kerja: Mindset (pola pikir maju), Mental (ketahanan sikap), dan Mission (orientasi tujuan yang jelas).
“Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan berhasil tanpa tiga fondasi utama tersebut. Dengan pola pikir maju, mental kuat, dan misi yang lurus, pendidikan di Boalemo akan mampu melahirkan generasi unggul,” ujar Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, dalam Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Alun-Alun Tilamuta, Sabtu 2 Mei 2026.
Transformasi pendidikan di Boalemo ini diselaraskan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta prinsip sistem among Ki Hajar Dewantara (asah, asih, dan asuh) untuk memastikan pembangunan karakter siswa berjalan seimbang dengan kemampuan akademiknya.(Adv)














