HIMPUN.ID – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim, hadiri peringatan milad pertama Majelis Rasulullah Provinsi Gorontalo, bertempat di Masjid Baiturrahim Kota Gorontalo, Minggu (21/2/2021). Peringatan milad tersebut, diisi dengan kegiatan ceramah agama, zikir dan doa bersama.
Dalam sambutannya Wagub Idris, mengapresiasi kegiatan Majelis Rasulullah yang banyak dihadiri oleh pemuda.
Ia meminta organisasi ini dapat membumikan ajaran, sikap dan perilaku Rasulullah Saw kepada seluruh umat Islam di Gorontalo khususnya kalangan generasi muda.
“Kalau ini kita bumikan, insya Allah semua permasalahan yang ada di daerah ini bisa teratasi. Apalagi sekarang lagi marak minuman keras, narkoba, perselingkuhan, dan masalah sosial lainnya, yang membutuhkan peran seluruh pihak untuk mengatasinya,” kata Idris.
Ia juga berpesan kepada Majelis Rasulullah untuk bersama-sama dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat mencegah masuknya paham-paham radikalisme dan terorisme yang tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah Saw.
Menurutnya, penangkapan tujuh terduga teroris di Kabupaten Pohuwato belum lama ini sangat mencoreng nama Gorontalo yang dikenal sebagai daerah Serambi Madinah yang memiliki filosofi Adat Bersendikan Sara dan Sara Bersendikan Kitabullah.
“Saya sangat berharap peran Majelis Rasulullah untuk generasi muda agar tidak terpapar dengan radikalisme dan terorisme,” ujar Wagub dikutip dari laman gorontaloprov.go.id.
Tiga Tujuan Organisasi
Sementara itu Ketua Majelis Rasulullah Provinsi Gorontalo Habib Salim Bin Abdurrahman Al Djufri menjelaskan, organisasi yang dipimpinnya tersebut memiliki tiga tujuan, yakni ilmu, akhlak, dan dakwah. Di bidang ilmu, Majelis Rasulullah telah membuat kegiatan daurah atau pelatihan sebanyak empat angkatan yang setiap angkatan diikuti oleh 30 peserta yang kesemuanya adalah pemuda.
“Selama tiga hari para pemuda ini kami bina dengan menanamkan akidah ahlussunnah wal jamaah dan cinta kepada Rasulullah Saw,” tutur Salim.
Tujuan lain dari berdirinya Majelis Rasulullah adalah pembinaan akhlak dan dakwah Ilallah. Salim mengatakan, dakwah di jalan Allah dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan mendatangi para pemuda dan mengajak serta memberikan dakwah kepada mereka untuk mencintai dan mengikuti ajaran Rasulullah Saw. (**)














